Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

MUSISI JALANAN

Leave a comment

Kami melaju setiap hari

Diiringi deru mesin yang menggebu-gebu

Kami mengadu nasib kesana-kemari

Tawarkan jasa melantunkan lagu

.

Kami berlari dari satu bis ke bis yang lain

Mengejar mimpi yang mungkin kan terbeli nanti

Kami bernyanyi tak main-main

Mengharapkan recehan untuk sebungkus nasi

Petikan gitar, tabuhan gendang, tiupan harmonika

Menjadi  teman setiap hari

.

Hidup di jalanan, tumbuh di bis angkutan

Menjadi menu sehari-sehari

Hey…para penumpang

Jangan marah, jangan jengah

Kami disini hanya bernyanyi

Menghibur hati yang gundah gelisah

.

Menjadi cerah dan berseri kembali

Hey… kami ini musisi jalanan

Bertaruh muka, bertaruh nyawa

.

Hey… kami ini suka bergembira

Menghibur Anda semua hilangkan duka lara

Kami melaju setiap hari

Diiringi deru mesin yang menerbangkan debu-debu

Kami mengantri menuju pintu rezeki

Melantunkan lagu, menahan getir dan pilu

.

Hey… kami memang musisi jalanan

Tapi asa kami lebih dari sekedar debu di jalanan

Kami bernyanyi, kami berlari di jalanan

Meniti hari, menata hati, mengayunkan kaki

Menggapai mimpi, menelusuri hikmah yang tersembunyi

.

Kami musisi jalanan

Terus melangkah dan terus melangkah

Kami musisi jalanan

Lalui hari-hari tuk merengkuh mimpi

.

Kami musisi jalanan

Kami bernyanyi dan terus bernyanyi

Kami musisi jalanan

Kami tak tahu kapan harus berhenti bernyanyi

Mungkin sampai nanti kami mati

Kenali lebih dekat para tokoh lainnya di sini.

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s