Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

Berwudhu

Leave a comment

Wudhu adalah bersuci untuk menghilangkan hadats kecil dengan menggunakan air yang suci dan mensucikan pada anggota tubuh yang telah ditentukan. Orang yang hendak melaksanakan sholat wajib berwudhu karena merupakan syarat sahnya sholat.

1.  Syarat Sah Wudhu

Syarat-syarat ini harus dipenuhi, jika ditinggalkan salah satunya saja maka tidak sah wudhunya.

  1. Islam
  2. Mumayyiz (tamyiz) artinya dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk oleh sebab ia telah baligh.
  3. Tidak berhadats besar kecuali wudhunya diniatkan untuk memulai mandi wajib.
  4. Berwudhu dengan menggunakan air suci dan mensucikan.
  5. Tidak ada seseuatu yang menghalangi sampainya air ke anggota tubuh. Misalnya tato, getah atau cat yang menempel pada tangan.

Wudhu

2. Rukun Wudhu

Rukun Wudhu yaitu:

  1. Niat (di dalam hati) ketika membasuh bagian pertama dari muka. Mengucapkan lafal niat hukumnya sunat. Nawaitul Wudhuu-a liraf’iil hadatsil ash-gharil fardhan lillahi ta’ala. Artinya : “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta’ala”.
  2. Membasuh kedua telapak tangan, membersihkan jari tangan sambil membaca bacaan Basmalah (Bismilllahirrahmanirrahim).
  3. Berkumur-kumur tiga kali sambil membersihkan sisa makanan di mulut. Disunatkan untuk bersiwak (menyikat gigi) sebelum wudhu.
  4. Menghirup air ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya. (Sunat)
  5. Membasuh wajah sebanyak tiga kali mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga tulang dagu dan antara telinga kiri dan telinga kanan.
  6. Membasuh tangan sampai siku sebanyak tiga kali dengan mendahulukan tangan kanan kemudian tangan kiri.
  7. Mengusap sebagian kepala sebanyak tiga kali.
  8. Mengusap telinga sebanyak tiga kali dengan mendahulukan telinga kanan kemudian telinga kiri.
  9. Membasuh kedua kaki sampai dengan mata kaki dengan mendahulukan kaki kanan kemudian kiri.

3. Hal-hal Yang Membatalkan Wudhu

Hal-hal yang membatalkan wudhu yaitu :

  1. Mengeluarkan sesuatu dari kubul dan dubur. (Kubul adalah alat vital/kelamin/ Dubur adalah [MAAF] bokong/pantat) seperti buang air kecil, buang angin dan buang air besar.
  2. Hilang akal karena pingsan, gila, mabuk atau tidur yang nyenyak dengan tidak dalam posisi duduk (yang memungkinkan buang angin)
  3. Bersentuhan kulit laki-laki dengan perempuan yang sudah dewasa yang bukan muhrimnya. Muhrim berasal dari kata harama-yahramu artinya haram/dilarang. Muhrim diartikan sebagai orang yang HARAM/DILARANG untuk dinikahi. Misalnya kakak laki-laki bersentuhan kulit dengan adik perempuannya, jika ia sudah berwudhu maka wudhunya tidak batal/masih sah. Jadi yang dimaksud dengan BUKAN MUHRIM adalah ORANG YANG BOLEH DINIKAHI.
  4. Menyentuh kemaluan/alat vital milik sendiri atau punya orang lain.

4. Doa Sesudah Wudhu

Selesai berwudhu disunatkan untuk berdoa :

Doa Setelah Wudhu

ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHUU LAA SYARIIKALAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU, ALLAAHUMMAJ’ALNI MINAT TAWWAABIINA WAJ’ALNI MINAL MUTATAHHIRIIN

Artinya : “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mensucikan diri.”

Mari kita belajar tentang Thaharah di sini.

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s