Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

Etika Berdoa

Leave a comment

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku.”

Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Dia. Allah Maha Besar dengan semua kuasa yang dimiliki-Nya.

Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya. Tetapi manusia seringkali lupa dan kehilangan arah dan tujuannya. Manusia butuh kekuatan agar bisa beribadah dengan sebaik-baiknya. Ibadah paling utama bagi seorang muslim adalah sholat. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa sholat merupakan doa karena dalam bacaan sholat terdapat banyak doa. Seperti dalam bacaan duduk diantara dua sujud, robbigfirli warhamni…. (ya tuhan, ampunilah dosaku dan kasihanilah aku…)

Dalam surat Al-Baqarah ayat 186 Allah SWT berfirman, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Sebagai seorang muslim kita butuh pertolongan Allah. Pada hakikatnya manusia tidak bisa hidup tanpa karunia dari Allah. Untuk meminta pertolongan dari Allah kita harus berdoa kepada-Nya. Allah hanya akan mengabulkan (mengijabah) doa dari orang yang berdoa. Berdoalah dengan sungguh-sungguh. Mintalah  apapun kepada Allah. Sebab Allah adalah Tuhan yang mempunyai segalanya. Jika meminta kepada selain-Nya maka manusia itu telah mengingkari Allah. Dan ingkar kepada Allah merupakan dosa yang besar.

Manusia boleh meminta apapun yang ia inginkan. Tetapi manusia tidak tahu apa rencana Tuhan baginya. Boleh jadi kita meminta sesuatu (misal A) kepada Allah, tetapi menurut Allah yang lebih pantas dan lebih baik adalah B maka saat kita menerima B bukan berarti doa kita tidak dikabulkan tetapi Allah memberikan sesuatu yang lebih baik dari apa yang bisa kita bayangkan sebelumnya. Begitu juga sebaliknya.

Dalam berdoa, seorang muslim harus mempunyai etika. Mengapa demikian? Jika Anda mempunyai sebuah keperluan kepada Bapak Presiden dan hari ini Anda akan menemuinya, apa yang akan Anda lakukan? Tentunya Anda akan mempersiapkan diri Anda dengan baik. Membersihkan badan dan pakaian serta memakai baju yang paling menawan. Anda melakukannya karena berharap saat Anda bertemu Bapak Presiden, beliau akan senang melihat kedatangan Anda. Jika hati seseorang sedang senang maka ia akan memberikan apapun yang ia miliki kepada orang yang meminta kepadanya.

Seorang muslim berdoa bukan kepada presiden atau raja melainkan kepada Allah. Allah ada Raja dari segala raja dan Allah memiliki semuanya melebihi apa yang dimiliki oleh raja manapun di dunia. Jadi sangatlah masuk akal jika dalam berdoa seorang muslim harus mempunyai etika.

Imam Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin menjelaskan ada 10 etika dalam berdoa.

  1. Memilih waktu yang penuh berkah. Seperti hari Arafah, bulan Ramadhan, hari Jum’at, seperempat akhir malam, dan di waktu sahur.
  2. Di saat berada dalam keadaan yang mulia. Seperti di saat bersujud, bertemu dengan tentara musuh, di saat turun hujan, melakukan shalat, dan sesudah shalat. Imam Nawawi berkata, “Berdoalah di saat hati sedang tenang.”
  3. Menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan, setelah usai berdoa mengusapkan kedua tangan ke wajah.
  4. Mengucapkan doa dengan suara yang lembut, pelan dan tidak keras.
  5. Tidak berlebih-lebihan dalam berdoa. Lebih utama  berdoa dengan doa-doa al-ma’tsurat yaitu doa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.
  6. Tawadhu’ (rendah hati) dan khusu’.
  7. Bersungguh-sungguh dalam berdoa, yakin bahwa doanya akan dikabulkan, dan bersungguh-sungguh dalam pengharapan.
  8. Menghayati doa yang diucapkan, mengulanginya tiga kali, dan tidak boleh tergesa-gesa karena berharap doanya segera dikabulkan.
  9. Mengawali doa dengan menyebut nama Allah. Imam Nawawi berkata, “Setelah mengucapkan puja-puji kepada Allah, dianjurkan untuk mengucapkan shalawat kepada Rasulullah Saw. Ketika mengakhiri doa, juga dianjurkan untuk mengucapkan kalimat tersebut.”
  10. Hal yang paling penting dan menjadi azas bagi dikabulkannya doa adalah bertaubat, mengembalikan harta kepada orang yang didzalimi dan pasrah terhadap ketetepan Allah.
Muslimah Berdoa

Muslimah Berdoa

Jadi, jika Anda sedang mempunyai masalah, berdoalah kepada Allah. Jika Anda tidak mengerti sesuatu, berdoalah kepada Allah. Jika Anda ingin cepat mendapatkan jodoh, berdolah kepada Allah. Apapun yang Anda inginkan curahkanlah segala unek-unek dalam hati Anda kepada Allah. Biasakanlah bangun malam kemudian sholat tahajud. Setelah sholat berdoalah. Pada saat Anda bangun di sepertiga malam (kira-kira jam 3 pagi), Anda akan merasakan ketenangan di malam yang sunyi. Allah menyukai hambanya yang dawam (membiasakan diri) sholat malam karena pada saat kebanyakan orang sedang tertidur, Anda sedang khusu’ sholat kemudian berdoa, menengadahkan tangan, meminta pertolongan kepada Allah.

Berdoalah ! Maka Allah akan mengabulkan doamu.

Doa itu apa? Cek di sini.

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s