Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

Al-Baits (Yang Maha Membangkitkan)

Leave a comment

Bismillahirrahmanirrahim !

Semoga Allah Yang Maha Membangkitkan kita dalam keadaan tidur yang penuh dengan iman, membangkitkan semangat diri kita untuk selalu taat, membangkitkan semangat hidup kita untuk bermanfaat. Andai ajal kita tiba, mudah-mudahan di akhirat kita dibangkitkan dalam keadaan Allah ridha kepada kita. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai salah satu Asma Allah atau Asmaul Husna yaitu Al-Baits. Kita akan belajar bagaimana cara meneladani sifat Al-Baits dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Al-Baits terambil dari kata ba’atsa yaitu terdiri dari huruf ba, ‘ain dan tsa yang maknanya berkisar pada kebangkitan, mengutus seseorang, membangkitkannya, menuju suatu tempat, mendorong untuk melaju, menghidupkan kembali makhluk yang mati dan membangkitkan mereka dari alam kubur. Al-Qurtubi menyimpulkan bahwa ba, ‘ain dan tsa ini mengandung makna menggerakkan yang diam dan menampakkan yang tersembunyi.

Allah disebut Al-Baits (Yang Maha Membangkitkan) karena akan ada saatnya manusia yang lemah ini tidak berdaya, baik tidak berdaya karena kurang ilmu, karena kurang iman, kurang finansial, kurang sehat dan tidak berdaya karena ajal tiba. Allah yang menggenggam setiap makhluk, Dia juga kuasa membangkitkan segalanya karena kita semua berada di dalam kekuasaan Allah.

Di dalam Al-Qur’an memang tidak terdapat asma Allah yang menjelaskan langsung tentang Al-Baits tapi dalam surat Al-An’am ayat 60 yang artinya adalah, “Dan Dia-lah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.”

Tidak ada orang yang bisa tidur kecuali dengan izin Allah. Obat tidur yang ditelan tidak pasti dapat menjadikanmu bisa tidur. Obat tidur yang ditelan hanyalah sebagai jalan, Allah-lah yang membuatmu tidur. Oleh karena itu kita harus jadikan persiapan tidur adalah persiapan untuk meminta pertolongan Allah. Dan kita harus siap bahwa ketika kita tidur tidak identik dapat segera bangun kembali. Siapa yang punya jaminan besok ia masih bisa bangun? Jika kamu tidak yakin besok akan bangun lagi, maka tidurmu itu harus mempunyai etika.

Berikut ini adalah beberapa etika sebelum tidur, yaitu :

  1. Bacalah do’a sebelum kamu tidur. Bismika Allahumma Ahya Wabismika Amuut. Kita harus sadar bahwa tidur dalam genggaman Allah dan bangun pun hanya dengan izin Allah. Jadi, kita tidur bukanlah sebuah rutinitas. Tidur adalah bagian dari syukur nikmat dan ibadah.
  2. Berwudhulah sebelum tidur karena kita tidak tahu apakah besok masih bisa bangun lagi atau tidak.
  3. Sebelum tidur lakukanlah sunnah nabi dengan membaca Al-qur’an. Misalnya membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas. Rasulullah meniupkan ke tangan setelah membaca tiga kali lalu mengusapkannya ke seluruh badan. Insya Allah, setelah membaca itu tidur bisa lebih mudah dan lebih terjamin.
  4. Jika belum tidur, bacalah Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar masing-masing sebanyak 33 kali dan ditambah satu kali membaca Laa Ilaaha Illallah.
  5. Sebaiknya menjelang tidur tidak usah mengingat seseorang karena siapa tahu orang yang sedang kita ingat malah ingat orang lain. Cinta tidak mengharuskanmu untuk mengingat orang yang dicinta menjelang kamu tidur. Lebih baik ingat kepada Yang Menggenggam orang yang kamu cintai yaitu Allah.
  6. Menjelang tidur sebaiknya tidak usah mengingat utang karena tidak akan terbayar di malam hari.
  7. Ketika mau tidur, maafkanlah orang yang telah menyakiti kita.
  8. Saudaraku yang baik, sebelum kamu tidur niatkanlah untuk bangun untuk sholat tahajjud. Niat saja sudah mendapatkan satu pahala kebaikan. Jika tertidur pulas dan tidak sholat tahajjud tapi kita sudah niat, Rasulullah menjanjikan orang itu insya allah akan mendapatkan pahala orang yang tahajjud. Tapi niatnya harus tulus. Jangan mengatakan saya berniat tahajud tapi di dalam hati kecilnya mengatakan mudah-mudahan nanti malam saya tidak bangun. Allah tahu apa yang kamu niatkan dan Allah tahu segala sesuatu yang tersembunyi.
  9. Jika kamu sudah memiliki pasangan maka mintalah maaf kepada istri atau suamimu.

Saudaraku sekalian, kalau kita bangun kita harus sadar bahwa satu-satunya yang membangunkan kita adalah Allah Subhanahu Wata’ala. Maka doa bangun tidur adalah Alhamdulillahilladzi ahyaana ba’da ma amaatana wa ilaihin nushur. Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan(ku) setelah mematikan(ku) dan kepada Allah (kami) kembali.

Allah-name-3d-wallpapers-3a

Allah-lah yang membangunkan setelah kita tidur. Yakinlah bahwa hanya Allah yang membangunkan kita. Allah memiliki banyak cara untuk membangunkan kita. Kadang-kadang kita tiba-tiba bangun pada pukul 03.30 pagi. Setiap hari selalu bangun di waktu yang sama. Kadang-kita kita suka bermalas-malasan. Lima menit lagi saja. Sebentar lagi saya akan bangun. Lalu tiba-tiba ada kucing bertengkar dan kita kaget lalu bangun dengan spontan. Siapa yang membuat kucing itu bertengkar dan membangunkan kita jika bukan karena Allah. Atau kadang-kadang Allah membangunkan kita karena pada pagi itu ada bayi yang menangis dengan kencangnya. Dan ada banyak hal lain yang dapat membuat kita bangun dari tidur. Semua hal itu terjadi atas izin dari Allah.

Jadi, ketika kita sudah bangun, segeralah ingat kepada Allah kemudian segeralah bangunkan istri/suami, anak-anak dan anggota keluarga kita yang lain. Jangan sholeh sendirian. Ajaklah orang lain untuk segera bangun dan menunaikan kewajiban mereka dalam beribadah kepada Allah.

Lalu apa hikmah dari bangun itu? Seperti yang dijelaskan di awal bahwa nanti ada saatnya kita berada dalam keadaan lemah. Ketika kita lemah kita harus segera bangkit untuk bergerak mengubah diri menjadi lebih bersemangat.

Mengenai asma Allah Al-Baits ini, Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab mengatakan bahwa yang meneladani sifat Allah ini, selain Allah membangkitkan kita dari tidur, membangkitkan iman di dada dan membangkitkan dari kubur, Allah juga membangkitkan jiwa kita. Oleh karena itu sebagai manusia, kita harus bangkit dan bersemangat. Kita harus membangkitkan jiwa kita sehingga hidup dengan akidah yang benar, dengan ilmu pengetahuan yang luas dan semangat juang yang membara. Kita harus bisa membangkitkan diri sendiri. Dan kita pun harus belajar untuk membangkitkan semangat hidup orang lain.

Ciri-ciri kehidupan itu ada tiga macam, yaitu [1] pengetahuan dan kesadaran, [2] gerak dan [3] kepekaan. Manusia bisa disebut sebagai makhluk hidup jika dia memiliki ketiga ciri kehidupan tersebut.

Saudaraku yang dirahmati Allah, kita sering tidak berbuat sesuatu bukan karena kita tidak mampu melainkan karena tidak ada motivasi untuk melakukan hal tersebut. Oleh karena itu kita harus mempunyai strategi untuk membangkitkan semangat karena jika kita lemah semangat maka kita akan kehilangan kesempatan untuk melakukan hal yang sebenarnya mampu kita lakukan. Seni memotivasi diri adalah bagian penting di dalam kehidupan kita agar kita bisa berbuat sesuatu hal yang baik.

Kita harus punya kemampuan dalam menghadapi kehidupan. Kita seringkali lemas dan lemah dalam menghadapi masalah kehidupan yang rumit dan kompleks. Kita menjadi stress dan seolah tidak ada jalan keluar. Apakah Saudara tahu mengapa kita tidak bangkit semangat? Karena kita mengandalkan SELAIN Allah. Kita lebih mengandalkan diri, relasi, kepintaran, kekuatan tubuh, teman, suami, mertua atau tetangga. Semakin kita bersandar kepada selain Allah semakin membuat kita menjadi lemah. Padahal janji Allah demikian jelas. Wamay yatawakkal allallah fahuwa hasbuh. Barangsiapa yang hatinya bulat dan yakin kepada Allah, menyertai segenap ikhtiarnya maka segala kebutuhannya akan dicukupi oleh Allah. Kebutuhan itu bukan lahiriyah saja tapi batin. Jadi orang yang tawakalnya tepat dan proporsional maka dia akan semangat dalam hidupnya.

Pelajaran lain dari meneladani sifat Al-Baits dari Allah adalah dengan membangkitkan keyakinan diri bahwa Allah akan menolong kita. Bangkitkan semangat kita dengan mengingat janji Allah. Hal ini disebut dengan Roja (harap). Dan jika kita ingin berhenti berbuat maksiat maka kita harus ingat Khauf (takut). Kalau sedang susah ingatlah harapan/roja kepada Allah dan ingatlah akan janji-janji Allah dan semua nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

Bagaimana caranya agar kita yakin bahwa Allah selalu menepati janji-Nya dan senantiasa memberikan nikmat yang melimpah untuk kita? Selama ini kita selalu melakukan dosa ini dan dosa itu tapi Allah tetap memberikan karunia-Nya kepada kita. Kita berdosa saja sudah diberikan kebaikan. Apalagi jika kita terus melakukan kebaikan dan taat ibadah kepada Allah. Yakinlah, Saudaraku. Allah selalu menepati janji-Nya. Wamay yatawakkal allallah fahuwa hasbuh. Barangsiapa yang hatinya bulat dan yakin kepada Allah, menyertai segenap ikhtiarnya maka segala kebutuhannya akan dicukupi oleh Allah.

Metode lainnya agar kita bisa membangkitkan diri adalah dengan bergaul dengan orang-orang saleh yang mampu menyemangati dan mengajak kita kepada kebaikan. Jangan salah dalam bergaul. Karena pergaulan antar teman sedikit banyak dapat mengubah diri kita. Bergaul dengan orang lemah maka kita akan ikut lemah. Bergaul dengan pedagang minyak wangi kita akan terkena harumnya.

Cara memotivasi diri yang lain adalah dengan membaca Al-Qur’an dengan mendalami terjemah dan maknanya. Bacalah cerita orang-orang saleh atau perjalanan kenabian Rasulullah Muhammad di dalam Al-qur’an. Saudara juga bisa mendengarkan lagu yang dapat memicu semangat dalam hidup. Atau mendengarkan ceramah di radio dan televisi.

Doa yang kita panjatkan merupakan salah satu faktor yang dapat memotivasi diri untuk semangat dalam hidup, optimis kepada pertolongan Allah dan husnudzon (berbaik sangka) kepada Allah. Allah berjanji dalam firman-nya, “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku.”

Kita harus pandai dalam memotivasi diri agar kehidupan kita bisa menjadi lebih baik. Juga bersamaan dengan hal ini kita harus bisa mengajak orang lain dalam kebaikan. Kita harus memotivasi orang untuk yakin kepada Allah dan percaya akan janji Allah. Khoerunnas anfa’uhum linnas. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Jadikanlah diri kita bermanfaat untuk orang lain dengan cara mengajaknya kepada ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Kita harus menjadi seperti cahaya matahari yang mampu menumbuhkan bibit-bibit, menyegarkan yang layu, menerangi orang dalam gulita dan membuat suasana cerah ceria. Kita harus jadikan hidup yang hanya sekali ini sebagai pembakar semangat orang lain sehingga orang lain tergerak untuk hidup.

Apa itu hidup? Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa ciri-ciri hidup itu ada tiga hal. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menjadi pembakar semangat orang lain agar bisa hidup lebih baik?

Pertama, kita harus terus memotivasi orang supaya mau menuntut ilmu. Karena hidup di dunia ini harus dengan ilmu. Motivasilah istri dan keluarga kita untuk mau belajar dan menggali ilmu. Belikanlah istri buku-buku pengetahuan, ajak ke majlis ta’lim atau mendengarkan ceramah. Karena tanpa ilmu kita tidak bisa berbuat sesuatu. Ilmu adalah pupuk iman. Ilmu adalah penuntun amal. Ilmu adalah cahaya dalam kegelapan.

Kedua, bangkitkan semangat untuk bergerak dalam beramal. Karena apabila punya ilmu tanpa mengamalkannya maka akan menjadi fitnah. Sekecil apa pun amal maka tidak ada yang kecil dalam pandangan Allah. Mari segera amalkan ilmu yang Saudara ketahui sekarang.

Ketiga, ajak orang lain untuk mempunyai kepekaan. Peka terhadap dirinya dan peka terhadap orang lain. Jangan sampai kita melakukan hal yang kita anggap benar tetapi bisa melukai hati orang lain karena kurang peka terhadap perasaan orang lain.

Saudaraku, intisari dari meneladani asma Allah Al-Baits adalah bagaimana keseriusan kita untuk mau membangkitkan semua potensi dalam diri untuk senantiasa taat beribadah dan selalu semangat dalam menjalani hidup serta yakin bahwa Allah selalu menepati janji-janji-Nya.

Wassalamu’alaikum!

Silakan unduh tausyiah ini : Al-Baits

Lihat juga tausyiah AA Gym lainnya di sini.

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s