Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

Berserah Diri Kepada Allah

Leave a comment

Allah SWT berfirman dalam Surat Luqman Ayat 22 :

luqman-ayat-22

Sahabat, yang dimaksud dengan berserah diri adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dengan keyakinan penuh bahwa Dia Yang Maha Suci dan Maha Pengatur pasti memilihkan jalan yang terbaik bagi manusia. Berserah diri bukan berarti mengabaikan usaha tetapi justru harus berusaha sekuat kemampuan yang ada. Orang yang berserah diri itu ikhlas menerima segala ketentuan, musibah atau nikmat yang dipilihkan Allah bagi dirinya. Ia juga meyakini bahwa Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tidak akan mungkin bertindak sewenang-wenang atau pun menganiaya hamba-Nya.

Untuk dapat berserah diri, diperlukan sikap mental yang positif. Dasarnya adalah kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah dan meyakini semua ketetapan dari-Nya merupakan pilihan terbaik untuk kita. Hal ini sejalan dengan doa yang selalu kita panjatkan dalam sholat kita setiap hari yaitu ihdinassirotol mustaqim.

al-fatihah-ayat-6

Ingatlah juga penegasan Allah dalam Surat Al-Anfal Ayat 51 :

al-anfal-ayat-51

Yakinilah bahwa kejadian yang menurut kita baik, sesungguhnya belum tentu benar menurut Allah. Demikian juga, kejadian yang kita anggap buruk, belum tentu salah dalam pandangan Allah. Pengalaman telah banyak membuktikan bahwa dibalik kejadian buruk yang menimpa, terdapat hikmah yang sangat berharga.

Allah menegaskan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 216 :

al-baqarah-ayat-216

Sahabat, bagi orang-orang yang berserah diri, Allah telah berjanji dalam Surat At-Talaq Ayat 3 :

at-talaq-ayat-3

Demikian juga sabda Rasulullah SAW, “Jika kalian berserah diri kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, niscaya Allah akan mejamin rezekimu sebagaimana Allah menjamin rezeki burung-burung yang terbang di pagi hari dengan perut yang kosong dan pulang di sore hari dengan perut yang kenyang .” (H.R Imam Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Lumazah dan Ibnu Hibban)

Adapun indikator keberhasilan dari berserah diri kepada Allah yaitu, tidak adanya rasa was-was, rasa khawatir atau pun rasa kecewa melainkan ungkapan rasa syukur dengan ucapan Alhamdulillah dan ungkapan rasa ikhlas dengan ucapan Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surat Al-Baqarah Ayat 112 :

al-baqarah-ayat-112

Sahabat, yakinlah dengan berserah diri, Insya Allah kita akan terhindar dari segala macam bentuk kekecewaan dan urusan kita juga akan dimudahkan oleh Allah.

Amin.

Mari kita belajar bertafakur di sini.

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s