Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

Majas Penegasan

Leave a comment

Majas adalah suatu gaya bahasa yang berbentuk kiasan atau perumpamaan yang digunakan untuk memperindah suatu kalimat baik itu lisan atau pun tulisan dengan memanfaatkan kekayaan bahasa untuk menimbulkan kesan imajinatif bagi penyimak dan pembicaranya. Secara garis besar Majas terbagi menjadi 4 macam yaitu, Majas Perbandingan, Majas Pertentangan, Majas Sindiran dan Majas Penegasan. Untuk contohnya aku akan membuat tema tentang Rangga dan Cinta.

Majas yang akan dibahas pada post ini adalah Majas Penegasan. Seperti namanya, majas ini bermakna menegaskan sesuatu sehingga lebih jelas.

Pleonasme

Majas pleonasme yaitu majas yang menggunakan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu dikatakan lagi.

Contoh :

Cepat kamu masuk ke dalam rumah, Cinta. Hujannya makin lebat.

Tautologi

Majas Tautologi yaitu pengulangan kata dengan menggunakan sinonimnya.

Contoh :

Kamu yang tampan, rupawan, memesona dan menakjubkan. Cepatlah datang kemari. Aku kangen kamu, sayang.

Repetisi

Majas repetisi yaitu majas yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata atau beberapa kata berkali-kali.

Contoh :

Hidup ini penuh perjuangan. Hidup tidaklah mudah. Hidup juga tidak susah. Hidup adalah bagaimana cara kita menjalaninya. Hidup adalah cerita tentang kita yang berani menghadapi semua masalah dan rintangan. Dan hidupku tidaklah bisa disebut hidup jika tidak sempurna. Hidupku akan lengkap jika kamu selalu bersamaku.

Paralelisme

Majas paralelisme hampir sama dengan majas repetisi, tetapi lebih banyak dipakai dalam puisi. Paralelisme dibagi menjadi dua, yaitu anafora dan epifora. Anafora ialah pengulang kata atau frase yang terdapat di awal kalimat. Epifora ialah pengulangan kata atau frase yang terdapat di akhir kalimat.

Contoh :

Matahari itu selalu bersinar tanpa henti

Matahari tidak pernah meminta sinarnya kembali

Matahari aku adalah dirimu, senantiasa menyinari hati

####

Jika kamu sedih, maka datanglah kepadaku

Jika kamu kesepian, maka datanglah kepadaku

Jika kamu butuh sandaran, maka datanglah kepadaku

Klimaks

Majas klimaks ialah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan urutan kata yang makin lama, makin memuncak pengertiannya.

Contoh :

Aku tertegun melihatnya. Satu kata yang cocok untuk dia adalah memesona. Kakinya jenjang, putih, pinggulnya indah, perutnya rata, dadanya besar, senyumnya melenakan, bibirnya tipis, pipinya merah merona, matanya jernih dan bercahaya, rambutnya panjang dan terurai. Kamu laksana bidadari, sayang. I love you.

Anti Klimaks

Majas anti klimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan urutan kata-kata yang makin lama bertambah lemah pengertiannya.

Contoh :

Jangankan pesawat terbang, kapal pesiar atau mobil mewah, sepeda motor pun aku tak punya.

Okupasi

Majas okupasi adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan bantahan, tetapi kemudian diberi penjelasan atau diakhiri dengan kesimpulan.

Contoh :

Rangga, apa yang telah kamu lakukan pada saya itu, jahat! Tetapi sekarang aku tidak bisa membohongi diri dan menyangkal bahwa kehadiranmu jualah yang telah mengobati rinduku. Kamu jahat dan manis dalam waktu yang bersamaan.

SUMBER 

###

View My Daily Post

Advertisements

Author: Fahmi Ishfah

i am cool, tough, smart, kind and complex

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s