Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

Jenis Cinta 7 – Cinta Kepada Harta

1 Comment

Sesungguhnya semua harta di dunia
Serta semua kekayaan yang berlimpah
Bukanlah pedoman kebahagiaan
Dan bukan pula sebagai pembeda

Terkadang harta membuat orang lupa
Merasa tinggi hati dan berkuasa
Tak disadari harta yang digenggamnya
Itu hanya amanat yang kuasa
Maka berhati-hatilah dengan harta
(LAGU Harta – Rhoma Irama)

Apa yang kamu ketahui tentang cinta? Benarkah hanya sekedar lima huruf C.I.N.T.A dan tidak memiliki arti apa-apa? Apakah cinta itu hanya tertuju pada satu makhluk atau ada beragam jenisnya?

Ada sebuah buku yang pernah aku baca yang berjudul The Ultimate Pshycology – Psikologi Sempurna ala Nabi, karangan Dokter Muhammad Utsman Najati. Dari buku itu aku belajar bahwa ternyata cinta itu terbagi menjadi tujuh jenis yaitu, cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, cinta kepada manusia, cinta kepada semua makhluk Allah, cinta kepada anak-anak, cinta kepada lawan jenis dan cinta kepada harta benda.

Pada post ini akan membahas tentang Cinta Kepada Harta. Untuk mempermudah penjelasannya, maka uraiannya dikemas dalam sebuah cerita.

Ada seorang guru bernama Pak Ihsan yang sedang mengajarkan pemahaman cinta kepada murid-muridnya di kelas.Berikut adalah ceritanya

Kemudian, cinta yang terakhir adalah cinta harta benda. Setiap orang memiliki keinginan untuk memiliki harta benda yang banyak. Tapi tetap, cinta itu harus dijaga dan diimbangi dengan iman. Nah, tugas kalian adalah membuat uraian tentang cinta harta benda. Sebelumnya kita sudah membahas enam jenis cinta. Satu jenis cinta terakhir ini adalah tugas di rumah. Karena sudah terbentuk empat kelompok, maka tugas ini adalah tugas kelompok dan dikumpulkan minggu depan kepada Ibu Sintia.”

Aku mengambil coklat dari meja. Aku membelinya di kantin. Aku bagikan kepada murid-murid yang sudah berani menyampaikan pendapatnya termasuk mereka yang membaca puisi. Murid-murid berterima kasih kepadaku. Aku tersenyum kepada mereka. Lalu aku melihat jam tanganku. Sudah pukul 13.33. Lebih tiga menit dari jadwal.

“Waktunya sudah habis, anak-anak. Mari kita akhiri kelas ini dengan membaca hamdalah. Alhamdulillah.”

Murid-murid di kelas membaca hamdalah bersamaku. Akhirnya tugasku menggantikan Ibu Sintia sudah selesai. Aku keluar dari kelas dan betapa terkejutnya aku ternyata istriku sudah ada di luar kelas bersama dengan beberapa orang guru. Mereka menyalamiku dan mengomentari cara mengajarku. Mereka mengatakan cara mengajarku itu unik dan berbeda. Ya jelas berbeda, pikirku. Aku kan bukan guru asli.

###

View My Daily Post

Advertisements

Author: Fahmi Ishfah

i am cool, tough, smart, kind and complex

One thought on “Jenis Cinta 7 – Cinta Kepada Harta

Apa komentarmu tentang postingan ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s