Supaya LDR Bertahan Lama

Long Distance Relationship (LDR) itu memang lebih rentan bermasalah daripada yang Close Distance Relationship (CDR). Yang dekat saja banyak bertengkarnya, apalagi yang jauh. Apa alasan utama dari perselisihan dan ketidakdamaian dalam cinta jarak jauh ini? Yaitu kecurigaan karena tidak bisa melihat, mengetahui dan mengenali apa yang dilakukan oleh orang yang jauh dari kita. Hal itu memancing kerumitan dalam berimajinasi. Saat orang tidak tahu, ia cenderung membayang-bayangkan.

Orang yang curiga, ia membayangkan adanya perselingkuhan. Orang yang tidak damai atau susah percaya akan membayangkan ketidaksetiaan. Itu sebabnya LDR tanpa curiga itu tidak mungkin. Karena yang dekat saja, orang itu bisa licin dan lepas, apalagi yang jauh. Dan kita tahu kalau cinta yang jauh dan tidak terawat akan digantikan oleh cinta yang dekat dan akrab.

Kalau memang sudah berkesungguhan untuk membangun kehidupan yang baik di masa depan dengan kekasihmu yang jauh, maka pastikan yang dekat tidak diijinkan akrab. Kan kamu sudah cinta dan setia, maka kamu harus menjaganya.

Ada yang bilang gini, “Bagaimana kalau aku yang di sini menjaga, dia yang di sana justru tidak menjaga cinta?”

Itu lah kenapa LDR tidak mudah dilakukan. LDR memang penuh dengan curiga. Kalau memang ada orang lain yang jaraknya dekat denganmu dan dia lebih mencintaimu dan care sama kamu daripada pasangan LDR-mu, maka pacar LDR-mu itu di-nomordua-kan dulu. Kalau memang yang dekat ini menurutmu baik.

Kalau jarak jauh pasangan itu karena tugas, maka itu tidak bisa disebut dengan LDR. Misal, seorang suami yang bekerja sebagai tentara dan mesti berjauhan dengan keluarga, itu tidak disebut dengan LDR. Itu namanya tugas untuk menyejahterakan keluarganya di rumah. Atau orang yang bekerja di kapal pesiar. Ia mengumpuikan uang sebanyak mungkin selama 6 bulan jauh dari keluarga dan pulang dengan membawa hasil yang besar. Nah, itu bukan LDR. Jadi istilah LDR itu hanya sebutan untuk hubungan cinta orang pacaran atau berkekasih tetapi jaraknya jauh, tidak untuk yang sudah berkeluarga (menikah).

Nah, untungnya sekarang ada komunikasi lewat internet. Kamu bisa menggunakannya untuk mengabari pacarmu itu. Kalau sudah semudah itu, kenapa kamu masih tidak mengabari pacarmu yang jauh? Kalau kamu sungguh-sungguh mencintainya, jarak itu bukanlah masalah. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa jarak itu membuat imajinasi kita membesarkan dugaan buruk. Itu sebabnya banyak orang yang bermasalah dalam hubungan cinta jarak jauh daripada yang tidak.

Kesimpulannya, kalau ada yang dekat dan baik, utamakan dia. Jangan sampai kamu mencintai orang yang jauh karena merendahkan dan menyepelekan orang yang ada, dekat dan suka sama kamu. Jadi, bukan tentang jauh atau dekatnya kamu dengan pasangan tetapi kebesaran cintanya. Dan pastikan bahwa hubunganmu itu bisa sampai ke jenjang pernikahan dengan selalu menjaga cinta satu sama lain.

###

(SUMBER : Channel Youtube – Mario Teguh)

Perlu motivasi lainnya? Klik di sini.

15 thoughts on “Supaya LDR Bertahan Lama

  1. Memang banyak problem ya kalo ldr. Saya sama ortu misalnya, kadang bisa jarang bgt telfonan. Pernah sebulan cuma sekali. Kan syedih, kadang mau nelfon duluan takut ganggu kesibukan. Terus aku mikir, mereka jarang telfon juga apa takut ganggu kesibukanku? Hm

    1. Orang tua itu bakalan senang kalau anaknya ingat lalu menelpon atau video call mereka.

      Jangan sebulan hanya sekali. Minimal seminggu 3 kali tuh ada kabar biar ortu seneng. Gak perlu nunggu mereka telepon, anaknya yang mesti pro aktif, duluan nelpon.

      Mbak Asri tinggal di mana? Ortunya di mana?

      1. Iya bener bgt. Setiap telfonan pun saya selalu yg mengawali hehe.

        Saya di sby, ortu banyuwangi

      1. Pengalaman saya sendiri sih LDR itu kebanyakan bertengkarnya, tapi kalau ada q time, itu beda banget rasanya sama yang ketemu setiap hari, berasa waktu itu bener2 dimanfaatin buat bahas apapun ntar kedepannya hehe 😁

            1. Ah, kukira kamu di Tasiknalaya dan dia di Himalaya. Haha…

              Masih jabodetabek, masih bisa ditempuh beberapa jam saja. Semangat, wahai pejuang LDR!

Comments are closed.