Malu Menyatakan Cinta

Bagaimana saya menyatakan cinta kalau saya seorang pemalu? Lebih malu mana menyatakan cinta atau di-bully oleh banyak orang karena kamu sendiri (single)? Bagaimana kalau saya nembak lantas ditolak?

Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin pernah kamu tanyakan kepada dirimu sendiri atau orang lain. Tidak semua orang berani menyatakan cinta. Salah satu penyebabnya adalah malu.

Katanya kalau wanita menyatakan cinta kepada lelaki disebut tidak lazim. Tapi Siti Khadijah pun meminta kepada khadim atau pembantunya agar disampaikan pesan kepada Nabi Muhammad untuk meminangnya. Wanita memiliki hak yang sama untuk menyatakan cinta kepada laki-laki. Tapi ada semacam kebiasaan di masyarakat dengan mencandai, meledek atau membully wanita yang nembak duluan.

Sementara itu kebanyakan dari laki-laki kalau mencintai wanita itu takut menyatakannya bukan karena ia malu. Laki-laki takut kalau wanitanya menjawab YA lalu ditanya kapan mau menikahi wanita itu. Kalau si laki-laki belum siap, dia bisa shock setengah mati .

Kalau wanita menyatakan cinta kepada laki-laki yang juga mencintainya, si wanita akan kaget juga dan bahagia tak terkira. Logikanya sederhana saja, kalau seseorang menyatakan cinta lalu ditolak, ya sudah, sakit hati sebentar, malu sebentar dan pada kesempatan berikutnya coba lagi. Ditolak lagi, cari lagi. Cuma jangan sampai sering-sering melakukannya karena nanti bisa menjadi reputasi.

Tapi kalau kita memang mencintai seseorang maka utarakan. Dalam menyatakan cinta itu lebih penting adalah cara menyampaikannya daripada kata CINTA itu sendiri. Jadi ada cara untuk menyampaikan cinta dalam bentuk tanda-tanda sehingga si laki-laki ini mengerti. “Oh, wanita ini mencintaiku.”

Kalau tanda-tanda itu jelas tetapi tidak terucapkan maka itu memberikan kesempatan kepada laki-laki untuk menolak dengan lembut atau justru sebagai penyemangat bagi dia untuk menyatakan cinta. Dengan cara ini dua pihak terselamatkan dari kehilangan wajah (malu). Jadi tidak ada gengsi yang rusak, tidak ada diri yang malu. Harga diri keduanya terpelihara

Apa saja tanda kalau seseorang menyukaimu? Setidaknya ada 10 tanda bahwa seseorang itu menyukaimu.

Penasaran? Yuk baca pos 10 Tanda Dia Menyukaimu

###

(SUMBER : Channel Youtube – Mario Teguh)

Perlu motivasi lainnya? Klik di sini.

18 thoughts on “Malu Menyatakan Cinta

  1. Wah sy pernah nih sampai ngasih makanan segala.. Buat nunjukin kalau kita suka. Tapi baru “suka” aja belum sampai “sayang” wkwkw.

    Tapi mencintai itu membuat hidup kita jadi berwarna. Menolak dan ditolak itu biasa sih. Selama cara kita gak menyakiti siapapun. Hehe.

    Intinya jadilah pejuang cinta. Haha. Berani berjuang untuk perasaan sendiri. 😄

    1. Salut! Benar sekali itu, Fiska. Suatu hari ini saat kamu sudah nikah, setelah mendapatkan pasangan halalnya, kamu bakal ketawa-ketiwi sendiri mengenang masa-masa di mana sedang malu-malunya menyatakan cinta, ditolak atau bahkan menjadi orang yang menolak cinta.

      Indeed, life is a process. Begitu juga dengan cinta.

  2. Kak, kalau saya suka dengan seseorang, saya tidak akan menahan diri terlalu lama untuk tidak menyampaikan apa yang saya rasakan. Rasa suka, cinta yang kita alami terhadap orang lain, adalah berkah bagi orang lain tersebut. Setidaknya itu yang saya percayai sampai sekarang. Ada beberapa teman yang mengatakan bahwa saya terlalu berani, bahkan keberanian saya ini membuat beberapa orang tidak merasa nyaman (Kebanyakan salah sangka malah hehehe).
    Tapi, saya selalu berusaha menjelaskan bahwa rasa suka dan ketertarikan saya, kadang tidak ada hubungannya dengan keinginan saya untuk menjalin hubungan dengan mereka. Ada yang menarik perhatian saya, tapi tidak ada niatan dalam diri saya untuk menjalin hubungan dengan mereka. Aneh ya ? hahahahahahaha
    Saya bahkan pernah lama dibenci karena sikap ini.

    Curhat neh!

    1. menurutku apa yang dilakukan oleh Ayu sudah benar, rasa cinta bisa datang kapan saja dan tidak bisa ditahan-tahan. justru kalau dipendam lama nantinya malah si gebetan akan keburu diambil orang.

      tak perlu repot-repot menjelaskan kepada orang lain karena rasa cinta itu Ayu sendiri yang merasakan.

      tentang hal terakhir yang Ayu bilang kalau ada yang menarik perhatian tetapi tidak ada niatan untuk menjalin hubungan. menurutku itu sih bukan suka tapi hanya sebatas kagum. karena kalau memang suka beneran, responmu akan lebih daripada itu

      1. Sepertinya memang hanya sebatas kagum, Kak hahahaha.
        Karena ketika subjek tersebut menyatakan kesukaannya juga serta niatannya untuk menjalin hubungan dekat, Ayu langsung mundur. Sangat mengecewakan memang. Ayu sadar.

        1. haha.. berarti tebakanku benar kan.

          Next time kalau ada cowok yang kira-kira punya ketertarikan kepada Ayu tetapi Ayu tidak mau menjalin hubungan khusus dengannya sebaiknya sejak dari awal Ayu beri dia batas atau dinding yang menyatakan bahwa, “Gue suka temenan sama lo tapi tidak lebih dari itu.” Tidak perlu dikatakan tetapi berikan dia pengertian semacam ini.

          Nantinya si lelaki tidak akan menaruh harapan yang lebih kepada Ayu.

          Aku teringat sebuah quote hebat, “Pengecut terbesar adalah seorang lelaki atau perempuan dengan sengaja membangkitkan cinta dari lawan jenisnya tanpa berniat untuk mencintainya.”

          1. Wah, Kak. Ayu pernah berkata demikian, dan bahkan pernah kena sejenis karma karena kelakuan demikian wkwkwkw.

            Ayu sampai pada kesimpulan bahwa, Ayu tidak bisa menyalahkan harapan seseorang. Kadang, harapan Ayu berbeda dengan harapan orang lain. Ketika harapan ini tidak saling nyambung, memang akan menyakitkan. Tapi, ya..Namanya hidup toh ya hahahaha.

          2. Aku malah asyik baca coment kalian😄😄😄

            Btw, terkait “quote hebat”😄😄 itu. mungkin ada masanya seseorang menyukai hal seperti itu atau bagaimana ya? Aku nggak merasa pengecut tapi entahlah,,, tak tahu bilang tapi itu yg terjadi. Aku adalah tipe orang yang seperti itu, bahkan sebenarnya kepada suami juga hanya niat itu. Tapi… jodoh berkata lain.

            1. ya itu merupakan sebuah fase dalam percintaan sepertinya ya, Ito Sondang.

              sebagai blogger yang sudah memiliki banyak ‘buntut’ di rumah, boleh dong bag-bagi cerita. apakah dulu pernah nolak lelaki sebagai pacar atau calon suami? atau justru sebagai orang dalam posisi yang ditolak?

              1. Bagi cerita? Ha ha ha, nggaklah. Takutnya dibuat sebuah sample lagi🤭🤭
                Tapi yang pasti aku tidak pernah tertolak karena punya prinsip gengsi menyatakan duluan.
                Tapi itu tadi, aku senang membuat seseorang tertarik, dan akhirnya menyatakan dan akupun mengatakan hanya ingin berteman😄😄🤭🤭🤭
                And then,,, ganti sasaran🤭🤭

                  1. Oast’ maksudnya?
                    Dibilang kasihan nggak jugalah. Kan kita sudah terus terang hanya ingin berteman dengan alasan sudah punya cowok di tempat jauh ( dalam mimpi).
                    Dan biasanya (cowok😬😬), akan mengatakan siap menunggu sampai cewek siap. Pasang raut ala frustasi. Tapi nanti kalau ketemu cewek yang menarik hatinya pasti dia akan berbunga2 lagi.

Comments are closed.