Mager

Pada suatu malam di acara kajian rutin hari Rabu di Masjid Al-Lathif, Ustadz Hanan membahas tentang mager (malas gerak). Istilah mager ini dalam konteks pemuda yang sedang banyak masalah lalu ia duduk di masjid mengikuti kajian ilmu dari ustadz atau ulama. Pemuda yang malas gerak ke manapun tapi justru menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu, ia diberi pahala yang besar. Selain mendapatkan pahala sejauh berapa langkah jarak antara rumah dan masjid, ia juga menerima pahala seperti para prajurit yang sedang melakukan ribat. Penjelasan tentang apa itu ribat dan lainnya bisa kamu simak pada video Youtube di akhir pos ini.

Ustadz Hanan menjelaskan tentang pemuda yang mendapatkan perlindungan atau naungan di akhirat, di mana tidak ada naungan selain dari naungan Allah. Pada pos Ishfah Seven sebelumnya telah dibahas juga mengenai hal ini. Mari kita recall, siapa saja sih 7 Golongan Penghuni Surga?

Dalam hadits Bukhari nomor 620 tertulis,

“Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar Bundar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [‘Ubaidullah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Khubaib bin ‘Abdurrahman] dari [Hafsh bin ‘Ashim] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; pemimpin yang adil, seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ‘ibadah kepada Rabbnya, seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah; mereka tidak bertemu kecuali karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’, dan seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, serta seorang laki-laki yang berdzikir kepada Allah dengan mengasingkan diri hingga kedua matanya basah karena menangis.”

Ada tujuh golongan manusia, yang di akhirat nanti akan langsung mendapatkan perlindungan dari Allah. Padahal pada hari itu, tidak ada perlindungan selain dari perlindungan Allah. Sehingga lantaran Allah langsung yang melindungi mereka maka mereka tidak lagi merasakan kepanasan, kebingungan dan disibukkan oleh beragam persoalan. (Silakan klik nomor untuk menuju pos yang dimaksud).

  1. Pemimpin Yang Adil
  2. Pemuda Yang Tekun BerIbadah
  3. Orang Yang Selalu Merindu Masjid
  4. Dua Orang Yang Bertemu dan Berpisah Karena Allah
  5. Orang Yang Takut Melakukan Maksiat
  6. Orang Yang Bersedekah Tanpa Diketahui Orang Lain
  7. Orang Yang Bertaubat
….

Golongan Penghuni Surga (GPS) yang kedua, yang akan langsung mendapatkan perlindungan dari Allah adalah pemuda yang tekun beribadah kepada Allah. Kenapa kok Nabi bilang pemuda bukan orang tua? Apakah orang tua yang rajin beribadah, Allah tidak senang kepadanya? Tentu. Allah senang. Tetapi, Allah akan jauh lebih senang jika ada pemuda yang rajin beribadah.

Sebabnya apa? Karena kondisi psikologis. Kalau ada orang tua rajin ibadah, sudah sepantasnya seperti itu. Memang sudah waktunya. Ada orang yang shalatnya rajin, masuk masjid sebelum Magrib, keluar setelah Isya, tidak melewatkan tahajud, tahlilnya mantap. Umurnya berapa? Tujuh puluh tahun. Enggak istimewa. Itu memang sudah semestinya saat seseorang akan mendekati ajal, di usia senja itu dia harus terus menggenggam keimanannya agar bisa meninggal dalam keadaan khusnul khatimah. Lagian kalau udah umur 70, masih bandel aja, kapan mau taubatnya?

Tapi kalau ada pemuda, darahnya masih mengalir dengan panas (bersemangat), dia masih berusaha mencari bentuk-bentuk kepribadian dalam dirinya. Dia masih mudah terpengaruh oleh lingkungan, tapi ia sanggup memblokirnya dan disalurkan di jalan Allah. Dia tekun beribadah maka Allah sangat mencintai pemuda seperti itu. sehingga nanti di Akhirat, mereka langsung mendapatkan perlindungan dari Allah.

Terakhir, mari simak kajian dari Ustadz Hanan Attaki selengkapnya di bawah ini :

###

Yuk nongkrong bareng UHA di sini!