Perempuan Berambut Pirang

Akan selalu kukenang
Pertemuan dengan seseorang
Di dekat kios Mang Ujang
Di bawah pohon ketapang

Bola matanya hitam
Alis terbentang tajam
Hidung bangir menukik indah
Bibir tipis merekah merah

Lembut nian saat berjabat tangan
Wangi bunga tak dapat ditahan
Ia tersenyum ringan
Menyapaku yang tengah sendirian

“Abang, bisa bantu aku?”
Tanyanya kala itu
Aku mengangguk tanpa ragu
Ia pun duduk di sampingku

Perempuan berambut pirang itu girang
Dibukanya tas, diambilnya selebaran
Lantas ia bicara tanpa jeda
Membiarkanku diam ternganga

“Jadi, Abang mau pilih yang mana?”
Aku tersadar dari lamunan
Kukira dia mengajakku ke pelaminan
Ternyata menawari tanah dan perumahan

Kuberanikan diri memegang tangannya
Kudekati lalu berbisik di telinganya
“Neng, Abang tak butuh perumahan.
Hanya engkau yang Abang idam-idamkan.”

Nona cantik itu berdiri pelan-pelan
Menepis tangan lalu mendorongku ke jalan
“Abang, tak usah bilang demikian
Jika tak ada uang, tak akan ada sayang.”

Ia menghilang ditelan keramaian
Meninggalkanku yang kembali sendirian
Menjadi tampan tak menjamin mapan
Sudah mapan bisa dianggap tampan

Mang Ujang datang menepuk pundak
Aku bergidik kukira setan
“Kembang tak setangkai, kumbang tak seekor.”
Petuahnya sore itu

Akan selalu kuingat semua jenis nasihat
Untuk diriku yang lemah dan tidak kuat
Akan selalu tertanam di dalam kalbu
Menjadi mandiri itu sangat perlu

Catatan :

Aku sedang belajar menulis puisi bebas. Meniru seorang master yang pandai merangkai kata bak pujangga. Dia sekarang berada dalam satu komunitas denganku. Berharap puisiku bisa dibacanya dengan ikhlas.

Puisi ini bercerita tentang seorang pengangguran yang sering melamun di kios Mang Ujang, Ia sering berkhayal dan mendambakan perempuan sempurna untuk jadi pasangan. Perempuan dari agen perumahan itu tidak salah. Ia hanya seorang yang realistis.

Bagi kamu para jomblo yang ingin segera melepas masa lajang, ayo bangun! Jangan hanya tidur-tiduran. Mau kamu tampan atau berwajah pas-pasan, semua itu akan termaafkan jika kamu mapan.

Ukuran mapan bisa beragam. Uang 5 juta bisa cukup untuk mereka yang ingin menikah tetapi bisa dianggap kurang untuk yang lain. Semua tergantung dari sudut pandang dan keperluan.

Oleh karena itu carilah pasangan yang sekufu denganmu. Yaitu yang selevel denganmu. Syukur-syukur jika dia mau menerimamu apa adanya, terlepas dari keadaan fisik dan ekonomimu.

Yang dibutuhkan selain mapan adalah keberanian. Jangan asal bilang cinta kepada seseorang jika kamu tak ada niat untuk menikahinya.

Semangat!

###

Kenali lebih dekat para tokoh lainnya di sini.

Published by Fahmi Ishfah

i am cool, tough, smart, kind and complex

6 thoughts on “Perempuan Berambut Pirang

  1. Salah satu kelebihan Kang Fahmi adalah mengumpulkan kata yang berima di akhir kalimat. Begitupun puisi ini. Puisi bebas tapi masih dapat irama dan keteraturannya. Pesannya pun sangat bagus. “Jadi anak muda harus rajin dan semangat. Jangan mengandalkan ketamvanan. Tetapi dalam mencari jodoh pun tetap perlu realistis. Yang bisa menerima keadaan setelah semua usaha dilakukan.”

    Selain mas Narno, ternyata ada penyair berbakat lainnya di Komunitas Ikatan Kita. Bakalan seru grup ini. 😀

    1. Haha.. bisa ae nih Kang Ojol.

      Aku pengen belajar nulis puisi bebas yang tak berima, MasHP. Tapi entah kenapa selalu berakhjr jadi ada rimanya. Maksudku biar aku bisa punya bentuk puisi yang lain.

      Belum bisa disebut berbakat sih. Long way to go.

      Di komunitas kita banyak penulis hebat. Ada yang sudah, ada yang baru menyadarinya, ada yang sedang menuju ke sana.

      Tetap semangat!

Apa komentarmu tentang pos ini?

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: