Rumus +3945

Hai, Sahabat! Bagaimana kabarmu?

Tahukah kamu kalau plat nomor dari kendaraan bermotor ada yang ditulis unik semisal B 3 K O? Huruf B sebagai kode wilayah Jakarta dan 3 K O untuk nama Eko. Kamu bisa mengecek komedian Eko Patrio memiliki mobil dengan plat tersebut.

Meminjam penulisan unik itu, aku terinspirasi untuk menulis kata TEGAS tetapi dalam bentuk angka dan simbol. Maka lahirlah Rumus +3945 (dibaca : tegas). Disebut rumus karena ini berkenaan dengan sebuah cara dan sikap dalam kehidupan nyata.

Masalah kehidupan ini sederhana kalau kamu  tegas. Serumit apapun masalahnya akan ada jalan keluar. Sikap tegas ini mesti diikuti oleh tiga hal yang disebut TPS (Tahu, Paham, Siap). Pertama, kamu harus mengetahui konsekuensi dari keputusan tegas yang kamu ambil. Kedua, kamu memahami konsekuensinya. Terakhir, harus siap dengan segala resiko yang ada.

Mari kita ambil contoh dari masalah cinta.

assertive = tegas

Sepertinya masalah percintaan merupakan hal yang sering dan akan terus kamu temui selama hidup. Fitrah manusia sebagai makhluk berpasangan mendorong seseorang untuk mencari dan menemukan tambatan hati atau belahan jiwanya. Bahkan dalam sebuah lirik lagu disebutkan bahwa kekasih adalah separuh nafas. Jika keberadaan kekasih tiada maka seolah-olah separuh nafasnya hilang. Apabila manusia tidak bernafas maka matilah ia. Sekonyol itukah dunia percintaan? Kalau kamu bertanya hal ini maka kemungkinan kamu belum merasakan jatuh cinta.

Salah satu masalah yang terjadi dalam hubungan cinta dengan kekasih adalah soal kenyamanan. Ada kondisi ketika si pria merasa sudah melakukan banyak hal untuk wanitanya tetapi pasangannya itu tetap abai. Ia sama sekali tidak peduli atau peka terhadap perhatian apapun yang diberikan si pria untuknya. Pria itu introspeksi diri. Ia mencari apa yang salah dalam dirinya. Ia memiliki harapan untuk berubah menjadi lebih baik. Namun, sang kekasih tetap tidak menghargai segala upayanya. Apa yang sebaiknya ia lakukan?

Ganti. Pria itu harus mengganti kekasihnya. Putuskan hubungan lalu mencari yang baru. Sikap tegasnya ini harus diikuti dengan tiga prinsip TPS tadi. Si pria mesti tahu apa konsekuensi atau dampak yang akan terjadi jika dia putus dengan sang kekasih. Selain tahu, dia juga mesti paham resikonya. Misal si wanita akan benci kepadanya, semua akun media sosialmu diblokir, dan segala macam drama putus cinta. Terakhir, si pria mesti siap dengan segala kemungkinan terburuk, baik secara fisik, mental, materi, pikiran dan waktu.

Jika seluruh hal sudah dipikirkan secara matang maka keputusan tegasmu itu akan menepis kegalauan di dalam hati. Semakin sering kamu mengalami kondisi sulit untuk memutuskan sebuah pilihan maka kamu akan lebih hati-hati di masa depan.

Ini contoh soal hubungan kekasih yang belum menikah. Tampak rumit jika kamu perhatikan. Apalagi jika kamu sudah menikah. Kamu harus memikirkan seribu kali sebelum memutuskan pasanganmu. Dunia pernikahan bukan main-main. Namun, jika hal itu terjadi sekalipun maka sikap tegas dan TPS itu bisa kamu aplikasikan. Hidup sebagai orang dewasa memang tidak selalu mudah tetapi kalau kamu tegas, masalah hidupmu akan terasa jauh lebih sederhana.

Jika seseorang sudah mengambil rumus +3945 dan TPS maka apapun kata orang tidak usah didengarkan. Karena pilihan yang diambil adalah untuk dirinya sendiri. Ia tidak boleh menyalahkan siapapun.

Kuharap sampai di sini kamu bisa mengerti. Jika belum, aku berikan satu contoh terakhir.

Misal ada seseorang yang suka mabuk-mabukan. Ia tahu jika mabuk akan merusak badan sekaligus merupakan dosa besar. Kedua, ia mesti paham bahwa minuman keras bisa merusak hati, membuat kepala jadi pusing, mengkhayal tingkat tinggi, bicara tidak jelas, ngawur dan tidak ada filter dan membuat otaknya tidak bisa berpikir dengan jernih.

Ketiga, ia harus siap dengan konsekuensinya yaitu bisa dipukuli warga jika saat mabuk malah merusak barang atau mencuri barang orang lain. Atau bisa ditangkap polisi dan dimasukkan ke dalam penjara. Dia juga bisa mati mendadak dan kemudian mati disiksa malaikat kubur.

Saat sudah tahu, paham dan siap akan semua konsekuensinya maka ia tidak boleh menyalahkan orang lain jika pada akhirnya merasakan keterpurukan dan kehancuran di dalam hidupnya. Karena ia sendiri yang telah memilih jalan tersebut.

Jadi, tegaslah dalam mengambil setiap keputusan yang ada. Ini hidupmu. Kamu sendiri yang akan memikul semua dampak dari keputusanmu. Berpikirlah dua kali dan jangan lupa untuk selalu meminta petunjuk dari Allah.

Salam.

###

Perlu motivasi lainnya? Klik di sini.

18 thoughts on “Rumus +3945

  1. Saya pernah nulis nama saya 1234. :>

    Omong-omong, saya setuju sekali sama prinsip ketegasan ini, apalagi kalimat penutup ini. Karena itu praktis. Nggak ribet.

    Tapi itu teori, yaaa. Praktiknya syusya, setidaknya bagi saya. wwww.

    1. Kok bisa namamu ditulis 1234?

      Btw bagiku soal tegas ini bukan teori belaka. Sudah banyak keputusan dalam hidup yang kuambil dengan tegas.

      Kalau belum apa-apa sudah bilang ‘susah’ maka kata ‘mudah’ tidak akan pernah kamu jumpai.

      1. 1 i, 2 r, 3 m, 4 a.

        Enggak. Saya setuju kok, sama tulisan ini. Bukannya belum apa-apa, sih. Sudah dicoba, tetapi kadang ketegasan saya justru memicu hal-hal yang lebih buruk lagi. Karena pilihan ‘tegas’ itu sendiri bagi saya berarti perintah untuk kabur dari situasi menegangkan, bukannya menghadapinya. Wwww

        1. 1 mirip i, 4 mirip a tapi 2 dan 3 kok bisa mirip r dan m ya?

          Haha..

          Pasti setiap orang punya versi tegasnya masing-masing

          Mungkin kau perlu tuliskan contohnya. Karena yang kupikirkan saat mendengar kata ‘menegangkan’ adalah ketika hsrus naik roller coaster atau hysteria di Dufan

          1. 2 kan kalau dikasih garis di depannya jadi R kapital. Terus, angka 3 kalau diputar 90° ke bawah jadi M. Www.

            Contohnya begini. Saya termasuk orang yang mengecam kekerasan fisik terhadap perempuan. Tetapi kalau saya yang dikerasi, saya lebih milih mundur. Nggak ngomong, karena… penyakit orang Indonesia: nggak enakan. Tapi kalau ada orang, kenalan saya yang kena, saya bakal bantu dia buat bangkit. Itulah kenapa saya bilang, buat saya, praktik agak susah. Tetapi kalau teori ya, ayo aja.

            Omong-omong, komen pertama saya tadi itu terpicu gara-gara kebetulan lagi nulis tentang kekerasan, dan setelah baca lagi pos curhatan saya, ada poin yang bikin saya merasa… hipokrit. www. Makanya, saya bilang ‘teori itu mudah, tapi praktiknya (setidaknya buat saya) itu syusya.’

                1. Yups

                  Yang aku komentari adalah saat kamu merasa tidak enakan dan mundur.

                  Overall itu adalah pilihanmu. Karena ketika kejadiannya benar-bensr terjadi justru di sana kita dipicu untuk menjadi selaras dengan apa yang kita yakini atau sekedar omong doang.

  2. Tegas
    Gass—> 6455

    Di sini banyak yg buat plat gitu,,, wong sugih gitu lho. Kami juga pernah buat duplikat dan kena tangkap polisi karena tak resmi,,, hanya iseng kerjaan suami.😃

    1. Haha.. GASS Mom sejati yah.

      Kalau orang kaya mah bebas-bebas saja mau buat plat kayak apa juga.

      Memang buat plat mudah sih. Bisa pesan ke tukangnya. Ya tapi itu siap-siap kena razia.

      Kalau bicara soal tegas sepertinya Mom Sondang sudah hafal. Apalagi kalau soal mendidik si buah hati.

Comments are closed.