Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi

FIRST BATTLE

Ringkasan Cerita : Sebuah cerita tentang Al Primera, seseorang yang ingin menjadi ksatria yang sesungguhnya. Dalam dunia mistis, siapa saja yang memakai sabuk mistis akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa. Sebagai contoh, Al memakai Belt of Ultimate Water yang memberinya kekuatan air. Mimpinya adalah membangun kembali kerajaan ayahnya, Hawk Kingdom. Untuk mewujudkan mimpi itu Al harus mengumpulkan para ksatria penjaga kerajaan yang disebut Hawk Knights. Menjadi seorang ksatria bukanlah hal mudah. Ada ujian yang harus dijalani. Seorang ksatria harus bisa memenangkan pertarungan pertamanya yang disebut “First Battle.” Dalam petualangannya dengan kesungguhan dan keberuntungan, Al bertemu dengan ksatria lainnya. Bersama-sama, mereka berjuang melawan Tujuh Kerajaan Dunia untuk mendapatkan pusaka berharga “Eternal Crown.”

(klik CHAPTER untuk membaca isinya)

Chapter 1 – Pria Tepi Sungai

Seorang pria terjatuh dari langit dan ditemukan oleh dua orang penduduk di sebuah sungai.

“Hai, namaku Rega.” Ia menjulurkan tangannya kepadaku. Aku menyambut tangan kecilnya. “Al. Namaku Al.” Rega tersenyum kemudian menarik tanganku untuk membantuku berdiri.

Tokoh
– Rega : Anak kecil penduduk Kota Nicnic
– Ayah Rega : Belum diketahui namanya
– Al : Seorang pria yang ditemukan Rega di tepi sungai. Masih misteri.

Chapter 2 –  BX Corp

Ayah Rega bercerita kepada Al tentang kondisi Kota Nicnic dan BX Corp yang memonopoli perdagangan disana.

“Aku tak peduli lagi dengan apa yang sudah terjadi padaku. Mungkin ini teguran dari Tuhan kepada kami agar tidak menyia-nyiakan karunia dan nikmat dari-Nya. Dulu, kami para nelayan terlalu sombong. Kami buang ikan-ikan kecil yang tak ada artinya bagi kami karena ada begitu banyak ikan yang kami dapatkan setiap hari. Kini datang Bob dan pekerjanya. Ikan yang dulu kami buang kini kami perebutkan sebagai makanan utama setiap hari. Bahkan seringkali kami tidak makan ikan.”

Tokoh
– Al :  Masih belum diketahui siapa Al
– Tuan Marlo : Ayah Rega, seorang nelayan kelas rendah

Chapter 3 – Senyuman Rega

Rega mengajak Al berkeliling ke pasar dan pelabuhan kota Nicnic. Rega mengenalkan Al kepada teman-temannya. Lalu ada keributan kecil disana. Al menolong Rega dengan ‘kekuatannya.’

“Tadi keren banget, kak. Tak salah aku memilihmu sebagai kakakku.”

Tokoh
– Al : Seorang pria dengan kekuatan yang aneh
– Rega : Anak kecil pemberani yang punya senyuman yang indah

Chapter 4 – Amnesia

Al mengenalkan dirinya kepada Rega sebagai manusia air karena dia memakai Belt of Heaven Rock. Rega terkesima melihat kekuatan Al. Al bercerita tentang keinginannya mencari pusaka berharga.

“Aku pernah mendengar cerita tentang orang-orang yang pergi ke Tujuh Kerajaan Dunia dan mereka tidak pernah kembali.”

Tokoh
– Al : Seorang pria yang mempunyai kekuatan air
– Rega : Anak kecil yang polos dari Nicnic City

Chapter 5 – Roo Versus Tinju Batu

Trigger dan Roo datang ke Rusty City untuk melakukan sebuah misi. Mereka mendatangi sebuah arena pertarungan bernama Fighter Fighter. Disana Roo bertarung dengan Tinju Batu.

“Ayo..siapa yang berani bertarung dengan jagoan kita, Tinju Batu? Adakah? Siapapun? Ayolah…aku akan menaikkan taruhannya ! Tak ada lagikah pria pemberani disini? Seorang pria harus berani bertarung untuk membuktikan bahwa ia adalah pria sesungguhnya.”

Tokoh
– Trigger : (belum diketahui siapa)
– Roo : (belum diketahui siapa)
– Tinju Batu : Seorang petarung di Fighter Fighter
– Pak Tua Dean : Ayah angkat Tinju Batu
– Mister Jim : Promotor di Fighter Fighter

Chapter 6 – Bocah Terbang

Cerita tentang insiden di COTU dan seorang profesor. Juga tentang keributan di sebuah bar antara seorang anak muda dengan dua orang perempuan berpakaian binatang.

“Pada sore hari ini, saya akan memperlihatkan hasil penelitian saya kepada Anda semua. Saya telah meneliti sebuah batu yang luar biasa menakjubkan. Dan saya yakin batu ini bisa memberikan manfaat besar seperti permata hasil temuan Sir Abdul. Bersama-sama dengan ilmuwan lain, saya telah melakukan beberapa kali percobaan. Dan kegagalan adalah sahabat kami setiap hari. Hingga akhirnya suatu hari semua peluh dan lelah kami terganti. Sebuah kejadian luar biasa telah terjadi. Jika kuceritakan detilnya Anda semua mungkin akan sulit memahaminya. Untuk lebih mudahnya akan aku tunjukkan batu tersebut…”

Tokoh
– Charly : Pemilik Tiservine Bar
– Janice : Istri Charly
– Tom : Pekerja konstruksi (pelanggan bar)
– Robby : Seorang Koboi (pelanggan bar)
– Karem : Polisi Lokal (pelanggan bar)
– Denise Arbarose : Pembawa Acara Talk To Me
– Raph : Seorang Reporter
– Profesor Gilang : Seorang peneliti benda-benda angkasa dari Hawk University
– Sir Abdul Jamal : Ilmuwan Muda
– Danny : Supir Taksi (pelanggan bar)
– Anak Muda : Masih misteri
– Roy : Seorang bodyguard
– Perempuan Berkostum Kelinci : Masih misteri
– Perempuan Berkostum Burung : Masih misteri

Chapter 7 – Crazy Clowns

Sebuah kekacauan terjadi di bar. Ada dua orang badut gila yang menyerang orang-orang disana.

“Kita hanya ingin dunia ini dipenuhi dengan senyuman dan kebahagiaan. Kita bosan dengan segala bentuk penderitaan, kepalsuan, ketidaknyamanan. Lain halnya jika dunia ini dipenuhi dengan gelak tawa bahagia. Bisa kau bayangkan, alangkah indahnya hidup ini, bukan? Chia…chia…chiahaaa…haha..”

Tokoh
– Jimmy : Seorang asisten
– Bos : Belum diketahui namanya
– Renald : Polisi lokal
– Riff : Seorang badut dengan kekuatan darah dan lintah
– Raw : Seorang badut dengan kekuatan tulang
– Pak Tua : Seorang pria yang keluarganya menjadi korban si badut gila
– Evan : Seorang montir (anak asuh Bos)

Next Chapter –>>

(Untuk cerita Hawk Knights selanjutnya dipindahkan ke situs Storial dengan judul buku Hawk Knights 1 First Battle)