Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi


Leave a comment

Saat Maut Menjemput 2 – Balasan Perbuatan

Suatu hari Malaikat Jibril datang menasihati Rasulullah Shollalohu Alaihi Wasalam. Ia berkata, “Hai Muhammad, hiduplah semau kamu tapi ingatlah bahwa suatu saat nanti kamu akan mati. Kerjakanlah apa saja yang kamu mau tapi jangan lupa bahwa nanti kamu akan dimintai balasan atas semua perbuatanmu. Dan cintailah apa saja yang kamu sukai tapi ingatlah kamu pasti akan berpisah dan meninggalkan semua hal yang kamu cintai.” Continue reading

Advertisements


Leave a comment

Saat Maut Menjemput 1 – Menuju Pengadilan Akhirat

Sudah menjadi keyakinan pada kehidupan bahwa segala hal yang ada permulaannya, tentu akan ada penghabisannya. Setiap yang punya awal, mesti ada akhir. Tidak ada keabadian dalam kehidupan ini. Semuanya datang dan pergi silih berganti. Berubah oleh pergeseran masa dan putaran waktu. Demikianlah kalau kita mau merenungi kehidupan dari alam sekitar, sejak dari kehidupan tumbuh-tumbuhan, binatang, sampai pada kehidupan manusia. Continue reading


Leave a comment

Tiga Kali Tujuh

Suatu hari, ada dua murid menghadap Sang Guru. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang hasil hitungan 3 x 7.

Murid pandai mengatakan hasilnya adalah 21. Sedangkan murid bodoh bersikukuh hasilnya adalah 27. Murid bodoh menantang murid pandai supaya gurunya menilai siapa yang benar di antara mereka. Continue reading


Leave a comment

MSM 8 – Pahlawanku

— GILANG–

Sebenarnya aku masih belum percaya sekarang aku bisa pacaran dengan Dini, tetapi hubungan kami tidak diketahui oleh Mamanya. Kami menjalani hubungan secara backstreet. Padahal aku sudah bilang kepada Dini kalau aku mau dan berani menghadap Mamanya agar beliau merestui hubungan kami. Apalagi aku berencana tidak ingin menunda untuk melepas masa lajang menuju jenjang pernikahan. Umur kami sudah hampir mendekati angka 30.

Continue reading


Leave a comment

Tuna Netra

Hari ini aku ingin bercerita tentang seseorang yang kutemui di CFD Sudirman di awal tahun 2018.

Saat itu, aku ke CFD (Car Free Day) Sudirman hari minggu bersama istri dan anakku, aku melihat ada seorang pengamen tuna netra. Ia membawa sebuah tape yang sudah dirangkai dengan sound system dan speaker. Tuna netra itu adalah seorang ibu-ibu. Ia berdiri sendirian diantara banyak orang yang berlalu-lalang melewatinya. Continue reading