Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi


Leave a comment

Untukmu, Ramadhan (Cerita Pertama)

Bagian 1 – Mudik

Tokoh : Rama

Tadi malam ibuku menelpon dan menanyakan kabarku di Jakarta. Aku sudah lama tidak bertemu dengannya. Terakhir aku pulang ke rumah adalah 6 bulan yang lalu. Waktu itu aku pulang untuk menghadiri acara pernikahan sepupuku.

Bukannya aku tidak rindu sama ibu, tetapi aku terlalu sibuk bekerja di kota ini. Sibuk mencari pekerjaan baru, lebih tepatnya. Dan momen mudik di bulan puasa ini menjadi sangat pas dan mendorongku untuk segera pulang.

Yang aku inginkan sebenarnya bisa pulang setiap bulannya ke kampung halaman. Namun, hal itu sepertinya belum bisa aku lakukan dengan baik. Alasan minta cuti dari kantor yang susah atau tiadanya ongkos untuk pulang menjadi jawabanku kepada Ibu setiap kali beliau menanyakanku kapan aku pulang.

Continue reading


Niat

Penjelasan Hadits Tentang Niat

إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”.(HSR. Bukhary-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu).
Takhrijul Hadits
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhary no. 1, 54, 2529, 3898, 5070, 6689 dan 6953, Imam Muslim no. 3530 dan lain-lain dari jalan Yahya bin Sa’id Al-Anshory dari Muhammad bin Ibrahim at-Taimy dari ‘Alqomah bin Waqqosh Al-Laitsy dari ‘Umar ibnul Khoththob radhiallahu ‘anhu.

Continue reading


Quote : One Piece

Salah satu anime favoritku adalah One Piece. Aku sangat menyukainya. Aku membaca manga dan menonton animenya. Oda Sensei sebagai pembuat One Piece sangat pintar dalam membuat cerita dan pendalaman masing-masing karakter yang khas dan unik. Selain berisi tentang petualangan bajak laut, kekuatan luar biasa dan peperangan, terdapat pesan baik yang dapat menginspirasi para fans One Piece.

Ada begitu banyak tulisan di Internet tentang quote dari film One Piece. Pada postingan ini, aku hanya membatasi quote yang pernah diucapkan oleh kru bajak laut Topi Jerami. Continue reading


Wasiat Bapak

Namaku Lyra dan aku adalah seorang presenter. Hari ini tema untuk acara Night With akan menghadirkan seorang arsitek terkenal di Jakarta. Dia adalah anak muda yang sukses dan telah menginspirasi banyak orang. Namun, malam ini tema yang akan dibahas bukan tentang cerita kesuksesan dan perjalanan karirnya melainkan tentang cerita dia dengan ayahnya. Kenapa? Karena minggu ini masih ada dalam suasana Father’s Day. Produser aku ingin mengangkat tema ini. Menurutnya, cerita tentang karir dari narasumber terlalu mainstream dan dia ingin sesuatu yang lain. Maka dipilihlah tema Hari Ayah untuk acara Talkshow malam ini.

Sekitar pukul 8 malam, Mas Ihsan telah hadir di studio. Kami akan melakukan siaran langsung setengah jam kemudian. Para kru sedang melakukan persiapan dan pengecekan terakhir serta briefing. Aku melihat Mas Ihsan sebagai sosok yang ramah, santun dan hmmm… tampan. Agak deg-degan sih duduk di dekatnya. Perasaan yang lama itu perlahan satu per satu muncul di bayanganku.  Tapi aku harus profesional. Perasaan ini harus aku tahan. Harusnya aku tidak mengajak dan mengundangnya ke acara ini. Andai saja si bos gak milih dia, pasti aku gak akan segugup ini. Aku malu bertemu dengannya lagi dan lagi. Kejadian waktu itu, pertengkaran waktu itu, sikap egois aku, dan semua permasalahan yang pernah kami hadapi bersama-sama, semuanya campur aduk di dalam pikiranku saat ini. Oh my god, please help me. Bantu aku agar aku tidak lagi luluh di hadapannya. Aku takut, aku kembali menyakiti perasaannya. Aku khawatir, aku tidak bisa mengontrol diri. You can do it, Ra. Yes, you can. Kamu tahu kan kalau Mas adalah orang baik. Dia juga bisa profesional. Continue reading


8 Comments

SINGLE

Tadi malam gue baru saja nonton film Raditya Dika yang terbaru. Judulnya SINGLE. Yup, seperti gue yang lagi sendiri alias jomblo. Gue suka film-film yang dibuat oleh Raditya Dika. Film Single berhasil membuat gue terhibur, ketawa-ketiwi, terharu, kesal, sedih, gregetan dan yang paling gue suka adalah unpredictable ending. That’s very a good one.

Dari film Single gue belajar banyak hal, terutama tentang sudut pandang terhadap kata single itu sendiri. Sampai tadi malam gue masih berpikir bahwa menjadi single adalah sebuah momok yang menakutkan, tabu dan lebih cenderung kepada gengsi terhadap pandangan orang sekitar yang mencap gue jomblo atau tak laku. Well, akhirnya hari ini gue belajar sesuatu bahwa single itu bukan hanya tentang mencari pasangan untuk hubungan pacaran saja, bukan untuk memuaskan nafsu atau hasrat untuk berpasangan. Terkadang kita terbuai atau tertutupi sebuah pemikiran yang menyebutkan bahwa single itu adalah seorang yang payah dan tidak menarik. Lebih baik mana single tapi tetap memelihara kebaikan dan berusaha mencari pasangan terbaik? Atau memaksakan diri dalam sebuah hubungan yang kamu sendiri tahu bahwa hubungan yang akan kamu jalin itu tidak akan berhasil karena kamu sendiri merasa tidak cocok dengan pasangan?

Single

Continue reading


Jodohku : Kamu

“Kalau jodoh gak kemana.” (pepatah)

Jodoh. Lima hurup. J.O.D.O.H. Apa yang terpikir di benakmu ketika mendengar kata itu? Pasangan? Ya. Soulmate? Bisa jadi. Atau teman sehidup semati dalam sebuah ikatan pernikahan? Benar. Apa pun persepsi kita tentang jodoh, semuanya berujung kepada hubungan antara seorang laki-laki dan perempuan. Mereka berharap dapat bertemu, saling mencintai, membangun  keluarga dan membina sebuah bahtera rumah tangga.

Well, itu semua terdengar seperti sebuah cerita dongeng yang happy ending, dimana semua orang menginginkannya. Begitu juga dengan diriku. Sampai saat ini jodoh yang ditakdirkan untuk hidup denganku tak kunjung bertemu. Entah karena aku yang memang bodoh dalam hal percintaan atau mungkin aku payah dalam menghadapi perempuan. Continue reading


Pergi Untuk Kembali

Part 1 – Pergi

“Pak, lihat elang itu!”

Seorang bocah tengah menunjuk seekor elang yang terbang berputar-putar di bukit sana.

”Apakah Lingga juga bisa terbang?”

Tatap bocah itu penuh harap. Ayahnya masih menggambar sketsa hotel pesanan kliennya. Si bocah menatap polos ayahnya. Sang ayah menyimpan pensil yang sedari tadi menari-nari di atas kertas kerjanya. Ia bangkit memperhatikan ‘si penerbang ulung’ yang ditunjuk oleh anaknya.

“Lingga, suatu saat nanti kamu pun bisa terbang seperti elang itu. Bebas tanpa beban. Hanya saja untuk mencapai itu kamu perlu tekad yang kuat juga hati yang ikhlas.”

Sang ayah menunjuk dada anak tercintanya. Bocah itu diam tapi tetap mendengarkan. Matanya menyala dengan semangat ksatria. Continue reading