7 Tipe Tamu Undangan Pernikahan

Gerald sore itu datang ke kosanku sama sekali bukan untuk mengerjakan tugas kampus, tapi ingin membicarakan sesuatu yang disebutnya sebagai perbaikan gizi anak kosan. Sebuah misi penting yang akan membebaskan perantau miskin ini bisa merasakan makanan enak sekaligus gratis. Acara itu bernama resepsi pernikahan. 

Gerald diundang oleh sepupunya yang akan menikah dengan perempuan asli Bandung, kota tempatku merantau. Gerald mengajakku dan geng kampus ke acara itu. Tak lupa ia juga mengajak Annie, anak dari ibu kosku. Benih-benih cinta mereka tumbuh ketika Gerald sering main ke kosan. “Cewek di bawah itu siapa? Cakep ih,” tanya Gerald waktu itu. Pucuk dicinta, ulam pun tiba, ternyata Annie merespon dengan baik setelah aku kenalkan Gerald kepadanya.

Malam berikutnya geng kami berangkat ke tempat acara. Ada aku, Gerald, Annie, Aldy, Ilham, Jerry dan Kris. Kami sudah berdandan rapi, bersih dan sengaja tidak makan malam. 

Dari pengalaman malam itu telah membuka mataku bahwa tamu-tamu yang datang ke acara resepsi pernikahan ternyata berbeda-beda tipenya. Setidaknya ada 7 tipe. Mari aku ceritakan kepadamu apa saja tipe-tipe tersebut.

Pertama dari aku dulu ya. Aku adalah tipe tamu undangan yang tak kenal siapa yang nikah. Sepupunya Gerald yang bernama Mas Cipto, baru saja aku temui hari itu. Aku belum pernah bertemu sebelumnya sedangkan teman-teman yang lain sudah. Saat bersalaman dengannya di pelaminan pun, aku hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum. Dan sudah pasti tak ada tamu-tamu undangan lainnya yang kukenal. Aku segera mencari area aman agar tak merasa kikuk. Berdiri di pojok dekat stand ice cream sambil memperhatikan kelakuan teman-temanku yang lain. 

Aldy menghampiriku dengan setengah berlari. Kedua tangannya penuh dengan makanan. Di sisi kiri ada sepiring siomay, kue kecil dan buah semangka. Entah bagaimana dia nyaman dengan menaruh 3 jenis makanan itu dalam satu alas makan. Sisi kanannya ia menggenggam dua gelas es sirup campur selasih. Katanya supaya tidak perlu bolak-balik ambil minum lagi kalau haus. Padahal Aldy adalah orang pertama yang antri di stand makanan berat. Bahkan ia belum menyalami kedua mempelai. Aku sempat bisikin dia supaya menahan diri. Apalagi aku tahu isi amplopnya berapa. Sebelum berangkat kami sama-sama menyiapkan angpao untuk menghadiri resepsi ini. Dialah Aldy, tipe tamu undangan yang isi amplopnya sedikit tetapi makannya banyak.

Jerry tak jauh beda dengan Aldy tapi dia lebih pemilih. Jerry lebih menargetkan menu utama dan favorit terlebih dahulu. Ada menu kambing guling yang dihidangkan malam itu. Dengan jumlah tamu undangan yang banyak dan tak sebanding dengan berat daging dari si kambing maka tamu yang mengantri lebih dulu yang akan mendapatkan menu tersebut. Jerry tampak sangat lahap memakan hidangan istimewa itu. Dia benar-benar memanfaatkan momen dan timing yang pas. Dialah tipe tamu undangan si pemburu makanan spesial.

Masih berkaitan dengan makanan, ada temanku Kris si Kribo. Dia memang tak serakus Aldy atau si pemilih seperti Jerry, yang membuat Kris senang adalah menyalip antrian makanan. Dia sangat kompetitif. Sebisa mungkin kalau ada celah bisa menyalip maka ia salip antrian. Kalau sudah dapat makanannya, tak jarang ia hanya mencicipi sedikit lalu menaruhnya di meja lalu berlari lagi mengantri di stand makanan yang lain. Atau ia akan memberikannya padaku. Zuppa-zuppa soup yang sedang aku santap ini pun hasil dari jerih payahnya Kris. Terima kasih Kris, tamu undangan si penyalip antrian.

Berbeda dengan ketiga teman lainnya, Ilham lebih fokus menggunakan matanya. Ia berkeliling ke seluruh lokasi acara. Jika ada yang cantik, manis, seksi, ah bahkan perempuan mana saja yang menurutnya menarik akan ia amati dari jauh. Kadang-kadang kepalanya manggut-manggut pertanda si target sesuai harapannya atau menggeleng-geleng pelan jika bukan termasuk kriteria. Ilham sudah menjomblo sejak masuk SMA. Sudah lima tahun ia sendiri. Malam mingguan selalu di kosan dan berharap malam itu hujan agar semua orang yang punya pacar tak jadi ngapel. Ilham termasuk tipe tamu undangan si pemburu pasangan. Aku berharap ia bisa segera punya pacar. Lelah juga sih punya teman yang curhat melulu tentang betapa kesepiannya dia menjadi seorang jomblo.

Tipe selanjutnya adalah tamu undangan si kolektor souvenir. Dialah Annie, si anak ibu kos. Annie sangat senang mengumpulkan souvenir-souvenir dari resepsi pernikahan. Entah akhirnya ia akan pakai, pajang, hanya untuk difoto atau apapun. Yang penting souvenirnya sudah ia dapatkan. Sebelum berangkat pun Annie sudah wanti-wanti agar souvenir kami disetorkan kepadanya. Agak mirip preman sih. Ya tapi tak apa-apalah. Daripada berurusan dengan Gerald nantinya.

Nah, tipe terakhir adalah tamu undangan si pamer pasangan. Kamu sudah bisa tebak siapakah dia? Yup! Gerald jawabannya. Dia sibuk sekali mengenalkan Annie sebagai pacarnya kepada keluarga besarnya. Gerald terlihat bangga. Senyuman terus terlihat dari bibirnya.

###

Baca pos lainnya di sini.

Kenapa Aku Masih Menulis Blog?

Halo, Sahabat! Kumaha damang? Bagaimana puasamu hari ini? Masih kuat dan semangat?

Bicara tentang semangat, tagline dari blogku ini adalah Semangat dan Mimpi. Kamu harus memiliki semangat untuk menggapai mimpi dan cita-citamu. Meskipun menjadi seorang penulis besar tampak begitu muluk-muluk bagiku tetapi keinginan itu masih kupupuk hingga sekarang.

Kamu tahu sebuah petuah dari seseorang yang berkata, “Bermimpilah setinggi langit untuk menggapai cita-citamu. Toh kalaupun kamu jatuh maka jatuhmu bersama para bintang.” Kurang lebih konteksnya seperti itu. Apakah kamu tahu siapakah orang yang mengatakan petuah ini? Kuacungi 4 jempol sekaligus kalau kamu bisa menebaknya.

Jalan untuk meraih impian tidak selalu lurus dan mulus. Bahkan jalannya bisa berbeda antara satu orang dengan yang lain. Ada juga impian yang sedari dulu diinginkan tiba-tiba berubah haluan seiring pengaruh zaman dan bertambhanya pengetahuan.

Secara sederhana, blog yang aku bangun satu dekade ditambah satu tahun silam ini adalah untuk menampung ide, pikiran, keresahan, pendapat, keinginan dan harapan. Apa yang terjadi dan mengusik pikiran bisa aku tuangkan dalam sebuah tulisan. Menulis merupakan salah satu bentuk terapi otak lho. Dengan mengeluarkan unek-unek, pendapat atau ide secara tidak langsung hal tersebut bisa menenangkan pikiranmu.

Kalau kamu tengok pos lama di blog Ishfah Seven kamu akan menemukan isi tulisannya berantakan dari segi penulisan. Namun lambat-laun mulai memperbaiki isinya. Kadang-kadang diri ini suka gemes dan geregetan kalau ada bloger yang dengan bangga memproklamirkan dirinya tak peduli terhadap isi tulisannya sendiri.

Tulisan yang ada dalam di blog ini secara garis besarnya terbagi menjadi dua bagian. Pertama, pos yang berhubungan dengan diri sendiri. Kedua, pos yang ada kaitannya dengan kondisi saat itu, berbagi ilmu dan tips atau sebuah tutorial sederhana.

Menulis di blog jangan melulu tentang diri sendiri, kegalauan yang tidak ada akhir, cerita putus cinta yang menyedihkan atau sekedar curhat (curahan hati) ngalor-ngidul tentang keseharian. Itu hal baik dan perlu dipertahankan. Karena tulisan yang keluar dari lubuk hati akan sampai pula ke hati. Namun, di samping itu jangan lupa tulis pula hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain. Jadi isi blogmu itu tidak selalu tentang dirimu tapi minimal ada hal yang bisa orang lain petik saat berkunjung dan membaca pos dalam blogmu.

Tetap semangat menulis, Sahabat! Godaan untuk berhenti menulis akan selalu menghantuimu setiap saat. Kamu harus kuat. Karena bukan hanya rindu saja yang berat namun konsitensi dalam menulis blog pun sama.

Oia, aku ingat sesuatu. Tadi pagi rekan kerjaku bertanya tentang bagaimana cara menghitung Zakat Mal. Segera kujawab pesannya. Kalau kamu sedang bingung tentang cara perhitungannya bisa coba cek di dalam pos berjudul Zakat Mal.

Nah itu sedikit cerita tentang kenapa aku masih menulis blog. Bagaimana denganmu?

###

Tips : Buka halaman depan blog Ishfah Seven lalu ketikkan kata BLOG dalam kolom pencarian. Di sana kamu akan menemukan pos-pos yang berhubungan khusus dengan topik tentang blog.

Cek pos lainnya di sini.

7 Tipe Budak Promo

Pesatnya teknologi membawa dampak positif untuk kehidupan manusia. Salah satunya adalah gawai atau gadget yang hampir selalu kamu genggam seharian. Dengan mudah kamu bisa langsung menebaknya, bukan? Yups! Dialah smartphone.

Sesuai namanya, telepon genggam ini pintar melakukan banyak hal. Kamu bisa menelpon, berkirim pesan, chatting, video call, browsing, selfie, menulis, pesan makanan, pesan ojek online, belanja dan sebagainya. Continue reading “7 Tipe Budak Promo”

Waktu Untuk Menulis

Sudah beberapa hari ini aku tidak menulis di blog. Kalau kubilang alasannya sibuk, itu memang benar.

Mulai hari Senin pada minggu kemarin hingga akhir tahun 2019 (3 bulan), pekerjaanku di kantor menjadi double. Aku menggantikan pekerjaan rekan kerja yang cuti hamil. Semenrara pekerjaanku tidak dikurangi sedikit pun. Tentu ada kompensasi berupa uang lemburnya. Tapi aku tak tahu dapat berapa. Yang penting dijalani dulu saja.

Continue reading “Waktu Untuk Menulis”

Antara Pikun dan Menulis

Pada pos berjudul Blog : Ekspresi, Ide dan Ilmu, aku bercerita bahwa pada awal memulai blog ini aku masih malu-malu, takut dan ragu sehingga tidak banyak tulisan yang berhasil aku publish. Kebanyakan isi pos adalah tulisan-tulisan lama yang aku tuliskan di buku catatan binder (kertas yang ada bolong-bolongnya). Namun secara perlahan-lahan aku mulai terbiasa dan akhirnya bisa menulis banyak hal.

Continue reading “Antara Pikun dan Menulis”

7 Kebiasaan Buruk Yang Mesti Dihentikan

Bicara tentang gaya hidup maka tidak lepas dari kebiasaan yang dilakukan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Ada kebiasaan yang baik dan buruk. Pada pos ini mari kita bahas tentang 7 Kebiasaan Buruk Yang Mesti Dihentikan.

Pertama adalah menunda-nunda mengerjakan ibadah. Pilar utama dari ibadah seorang muslim adalah shalat. Sebagai seorang muslim, menunda untuk mengerjakan shalat sudah dilarang apalagi sengaja meninggalkannya. Jadi, segeralah berwudhu bahkan sebelum waktu shalat tiba dan bagi laki-laki muslim pergilah ke masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah 5 waktu. Ada banyak pembahasan tentang shalat, kalau kamu mau tahu bisa cek di sini. Continue reading “7 Kebiasaan Buruk Yang Mesti Dihentikan”

7 Manfaat Membaca

Pada pos berjudul 7 Manfaat Menulis Yang Belum Kamu Ketahui, kita mengenal Si Upeng Baek dan Kece, yang merupakan manfaat-manfaat dari menulis. Sekarang, mari kita bahas hal lainnya yaitu tentang manfaat dari membaca.

Pertama dan yang utama adalah dengan membaca, kita bisa mendapatkan informasi sebanyak-sebanyaknya dan dari mana saja. Buku, novel, majalah, koran, selebaran, portal berita, blog, web, pengumuman dan sebagainya. Langkah berikutnya adalah menyaring informasi tersebut. Kita mesti memilih dan memilah mana informasi yang baik dan pantas untuk disebarkan dan mana berita buruk yang lebih bijak disimpan, dihapus dan tidak disebarkan kepada orang lain. Alangkah lebih baik lagi jika kita bisa melakukan tabayyun tentang informasi tersebut. Continue reading “7 Manfaat Membaca”

Tetap Menulis Blog atau Berhenti?

Pada pos Ishfah Seven berjudul Ngeblog Yuk!, aku menyampaikan bahwa mempunyai sebuah blog ibarat memiliki dunia, rumah atau area sendiri. Sebuah blog merupakan refleksi dari hasil kreatifitas blogger yang menulisnya. Seperti saat kita mencicipi sebuah masakan dari koki. Saat lidah mengecap dan merasakan kenikmatan dari makanan, kita sering membayangkan bagaimana hebatnya seorang koki yang membuat makanan tersebut. Begitu pun sebaliknya saat memakan makanan yang menurut kita kurang enak, kita biasa menilai bahwa koki yang memasaknya kurang ahli, amatir atau tidak profesional. Menulis sebuah artikel atau pos di dalam blog tidak jauh berbeda dengan makanan. Artikel yang ditulis seorang blogger sama seperti makanan yang dimasak oleh koki. Keduanya sama-sama menciptakan sebuah produk yang akan dinikmati dan dinilai oleh banyak orang.

Continue reading “Tetap Menulis Blog atau Berhenti?”

7 Youtuber Favorit

Gaya hidup manusia berubah seiring dengan kemajuan teknologi. Khususnya dalam teknologi komunikasi. Dua puluh tahun lalu masyarakat saling berkomunikasi menggunakan SMS (short message service) dan telepon genggam. Kalau ditarik mundur sejarah, sebelum telepon genggam, ada telepon biasa yang ada di rumah-rumah atau kantor kemudian sampai ke telegraf. Continue reading “7 Youtuber Favorit”

Bagaimana Cara Mencari Ide Untuk Menulis Blog

Apakah kamu tahu apa itu Content Writer? Secara sederhana, Content Writer adalah seseorang yang di-hire atau bisa juga disewa untuk membuat bahan tulisan untuk blog atau website perusahaan dan video untuk Youtube dan aplikasi sosial media lainnya. (Selengkapnya tentang Content Writer bisa kamu baca di sini).

Continue reading “Bagaimana Cara Mencari Ide Untuk Menulis Blog”