Belajar Tajwid 12 – Hukum Qalqalah

Menurut bahasa qalqalah artinya gerak, sedangkan menurut istilah qalqalah adalah bunyi huruf yang memantul bila ia mati atau dimatikan, atau suara membalik dengan bunyi rangkap. Adapun huruf qalqalah terdiri atas lima huruf, yaitu : ق , ط , ب , ج , د agar mudah dihafal dirangkai menjadi قُطْبُ جَدٍ . Continue reading “Belajar Tajwid 12 – Hukum Qalqalah”

Belajar Tajwid 11 – Hukum Ra’

Hukum Ra’ terbagi dua bagian yaitu Tafkhim dan Tarqiq.

A. Pengertian Tafkhim dan Tarqiq

Tafkhim (تَفْخِيْمُ) merupakan masdar dari fakhkhama (فَخَّمَ) yang berarti menebalkan. Sedang yang dimaksud dengan bacaan tafkhim adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tebal. Pada pengertian itu dapat disimpulkan, bahwa bacaan-bacaan tafkhim itu menebalkan huruf tertentu dengan cara mengucapkan huruf tertentu dengan cara mengucapkan huruf di bibir (mulut) dengan menjorokkan ke depan, bacaan tafkhim kadang-kadang disebut sebagai isim maf’ul mufakhkhamah (مُفَخَّمَةٌ). Continue reading “Belajar Tajwid 11 – Hukum Ra’”

Belajar Tajwid 10 – Hukum Mad

Mad (bahasa Arab: المد, “al madd”) secara harfiah bermakna melanjutkan atau melebihkan, secara istilah mad dapat diartikan sebagai tanda bunyi panjang dalam bahasa Arab (bunyi pendek menjadi bunyi panjang). Dari segi istilah ulama tajwid dan ahli bacaan, mad bermakna memanjangkan suara dengan lanjutan menurut kedudukan salah satu dari huruf mad. Terdapat dua bagian mad, yaitu mad asli dan mad far’i. Terdapat tiga huruf mad yaitu alifwau, dan ya’ dan huruf tersebut haruslah berbaris mati atau saktah. Panjang pendeknya bacaan mad diukur dengan menggunakan harakat. Continue reading “Belajar Tajwid 10 – Hukum Mad”

Belajar Tajwid 9 – Hukum Alif Lam Ma’rifah

“Al-“, “Alif lam” atau lebih lengkap “Alif lam makrifah” (bahasa Arab: ألف لام تعريف, “alif lam ta’riif”) adalah dua huruf yakni huruf alif (alif wasal) dan huruf lam yang ditambah pada pangkal/awal dari kata nomina atau isim. Terdapat dua jenis alif lam ma’rifah yaitu qamariah dan syamsiah. Continue reading “Belajar Tajwid 9 – Hukum Alif Lam Ma’rifah”

Belajar Tajwid 6 – Hukum Nun Mati dan Tanwin

Dalam pembacaan Al-Quran kita akan mendapatkan nun mati atau tanwin yang ada dalam setiap ayat. Nun mati dan tanwin bertemu dengan huruf-huruf tertentu dibaca menurut tajwid yang terdapat dalam Al-Quran. Adapun aturan atau hukum pembacaan ini dituangkan dalam Hukum Nun mati dan Tanwin. Continue reading “Belajar Tajwid 6 – Hukum Nun Mati dan Tanwin”

Belajar Tajwid 5 – Hukum Membaca Taawudz dan Basmalah

Secara etimologi ta’awudz berasal dari kata “عاذ – يعوذ ”  yang berarti “ minta perlindungan “, sedangkan yang dimaksud ta’awudz di sini adalah  bacaan “ أعوذ بالله من الشيطان الرجيم” yang  dibaca ketika beribadah sholat atau mengaji Al-Quran yang berarti, “Aku berlindung diri kepada Allah dari godaan syaithan yang terkutuk.” Maksudnya adalah memohon keselamatan kepada Dzat yang memiliki pencegahan dengan cara berlindung dari hal-hal yang dibenci. Continue reading “Belajar Tajwid 5 – Hukum Membaca Taawudz dan Basmalah”

Apakah Hukum Perempuan Shalat Berjamaah Ke Masjid?

Ada dua hadits yang berbeda,

Hadits Pertama:

Dari  Abdullah,  dari  Rasulullah  Saw,  beliau  bersabda: “Shalat  perempuan  di  dalam  Bait  lebih  baik daripada shalatnya di dalam Hujr. Shalat perempuan di dalam Makhda’ lebih baik daripada shalatnya di dalam Bait.” (HR. Abu Daud). Hadits ini menunjukkan makna bahwa perempuan lebih baik shalat di tempat yang jauh dari keramaian. Continue reading “Apakah Hukum Perempuan Shalat Berjamaah Ke Masjid?”