Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi


Untukmu, Ramadhan (Cerita Pertama)

Bagian 1 – Mudik

Tokoh : Rama

Tadi malam ibuku menelpon dan menanyakan kabarku di Jakarta. Aku sudah lama tidak bertemu dengannya. Terakhir aku pulang ke rumah adalah 6 bulan yang lalu. Waktu itu aku pulang untuk menghadiri acara pernikahan sepupuku.

Bukannya aku tidak rindu sama ibu, tetapi aku terlalu sibuk bekerja di kota ini. Sibuk mencari pekerjaan baru, lebih tepatnya. Dan momen mudik di bulan puasa ini menjadi sangat pas dan mendorongku untuk segera pulang.

Yang aku inginkan sebenarnya bisa pulang setiap bulannya ke kampung halaman. Namun, hal itu sepertinya belum bisa aku lakukan dengan baik. Alasan minta cuti dari kantor yang susah atau tiadanya ongkos untuk pulang menjadi jawabanku kepada Ibu setiap kali beliau menanyakanku kapan aku pulang.

Continue reading


Kerudung Merah

Ketika kubuka jendela, kehampaan datang menyapa
Apakah karena hembusan lembut Sang Bayu bawa aroma embun pagi?
Atau rintiknya air hujan menumpas khayalan asmara?
Aku kembali berselimut menahan kebekuan di dalam hati

Ketika aku berjalan sendiri mendaki gunung kebisuan
Apakah langkah ini kubawa ke puncak ataukah hanya diam dalam kebingungan?
Gemuruh suara hati memaksaku bangkit dari keputusasaan
Saat kau tiba-tiba datang memecah kesunyian Continue reading


Jodohku : Kamu

“Kalau jodoh gak kemana.” (pepatah)

Jodoh. Lima hurup. J.O.D.O.H. Apa yang terpikir di benakmu ketika mendengar kata itu? Pasangan? Ya. Soulmate? Bisa jadi. Atau teman sehidup semati dalam sebuah ikatan pernikahan? Benar. Apa pun persepsi kita tentang jodoh, semuanya berujung kepada hubungan antara seorang laki-laki dan perempuan. Mereka berharap dapat bertemu, saling mencintai, membangun  keluarga dan membina sebuah bahtera rumah tangga.

Well, itu semua terdengar seperti sebuah cerita dongeng yang happy ending, dimana semua orang menginginkannya. Begitu juga dengan diriku. Sampai saat ini jodoh yang ditakdirkan untuk hidup denganku tak kunjung bertemu. Entah karena aku yang memang bodoh dalam hal percintaan atau mungkin aku payah dalam menghadapi perempuan. Continue reading


Pergi Untuk Kembali

Part 1 – Pergi

“Pak, lihat elang itu!”

Seorang bocah tengah menunjuk seekor elang yang terbang berputar-putar di bukit sana.

”Apakah Lingga juga bisa terbang?”

Tatap bocah itu penuh harap. Ayahnya masih menggambar sketsa hotel pesanan kliennya. Si bocah menatap polos ayahnya. Sang ayah menyimpan pensil yang sedari tadi menari-nari di atas kertas kerjanya. Ia bangkit memperhatikan ‘si penerbang ulung’ yang ditunjuk oleh anaknya.

“Lingga, suatu saat nanti kamu pun bisa terbang seperti elang itu. Bebas tanpa beban. Hanya saja untuk mencapai itu kamu perlu tekad yang kuat juga hati yang ikhlas.”

Sang ayah menunjuk dada anak tercintanya. Bocah itu diam tapi tetap mendengarkan. Matanya menyala dengan semangat ksatria. Continue reading


7 Drama Yamashita Tomohisa

Drama televisi Jepang (テレビドラマ terebi dorama?) atau dorama (ドラマ?) adalah program drama yang ditayangkan di stasiun televisi Jepang. Jaringan televisi utama di Jepang memproduksi serial drama dalam berbagai tema, misalnya kehidupan sekolah, komedi, misteri, dan kisah detektif. Ceritanya dapat berasal dari skenario asli, atau adaptasi novel dan manga.

Serial drama Jepang umumnya tamat dalam satu musim tayang yang panjangnya tiga bulan. Sebagian besar drama ditayangkan malam hari pada pukul 21.00, pukul 22.00 atau pukul 23.00. Jumlah episode berkisar antara 9 hingga 12 episode. Namun tidak tertutup kemungkinan dibuat episode spesial (epilog) bila serial drama tersebut berhasil mendapatkan rating pemirsa yang tinggi.

Stasiun televisi di Jepang mengumumkan judul-judul serial drama baru sebelum Continue reading


Baik dan Jahat

Seorang kawan lama mengatakan kepada saya, “Sangat susah dan lama bagi seorang jahat berubah menjadi baik. Tapi sangat mudah dan cepat seorang baik berubah menjadi jahat.”

Apakah benar seperti itu? Mungkin itu adalah pertanyaan pertama yang terbayang di dalam hati Anda, para pembaca. Mungkin Anda juga akan berkata bahwa hal itu bisa berlaku kebalikannya. Bisa saja seseorang berubah dengan cepat dari jahat menjadi baik dan seorang yang baik bisa berubah jahat dalam waktu yang lama.

Semua pendapat bisa dilontarkan oleh siapa saja. Beda kepala, beda pemikiran dan pendapat. Saya sendiri masih memikirkan perkataan teman saya itu. Mari kita sama-sama cari tahu sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang berubah menjadi baik atau jahat. Continue reading