Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi


1 Comment

7 Manfaat Menulis Yang Belum Kamu Ketahui

Sebagai manusia, kita membutuhkan hobi untuk menyalurkan energi dan kreasi yang bersemayam di dalam diri. Hobi diperlukan agar mampu mengasah kemampuan motorik, visual, daya tangkap otak dan refleks tubuh.

Bermain basket, sepak bola atau lari maraton bisa melatih otot-ototmu menjadi lebih kuat dan kebugaran tubuh pun menjadi terjaga.

Bermain alat musik berguna untuk mengekspresikan diri dan menghilangkan stres. Alunan nada-nada yang indah dan lirik-lirik lagu romantis bisa membuatmu tenang dan nyaman.

Bicara hobi, tidak hanya tentang olahraga fisik atau otak. Ada banyak macam hobi yang bisa kamu pelajari dan tekuni. Lakukanlah hobi yang sesuai dengan minat dan kecintaanmu terhadap sesuatu agar suatu saat nanti semua itu bisa menjelma menjadi sebuah kemampuan atau skill. Seseorang yang mempunyai satu kemampuan dan menguasainya, jauh lebih baik daripada orang yang bisa dan tahu banyak hal tetapi tidak menguasai satu keahlian apapun.

Kita boleh saja belajar banyak hal untuk mengetahui kemampuan dan hobi yang sesuai. Seperti belajar memasak, menjahit, berenang, main drum, filateli atau apapun itu. Lalu, setelah mengetahui mana hobi yang cocok, maka tahap selanjutnya adalah melatihnya setiap hari. Continue reading


Aku Bermanfaat Bagimu

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”  (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah).

Imam Al-Munawi menjelaskan, bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling banyak memberikan manfaat kepada sesama. Hal ini bisa dilakukan dengan cara berbuat baik atau membantu kesulitan seseorang, baik dalam masalah dunia maupun agama. Akan tetapi, hal-hal yang bermanfaaat dalam agama itu lebih mulia keutamaannya dan lebih kekal manfaatnya.

Suatu ketika, Hasan Al-Bashri menyuruh beberapa muridnya untuk memenuhi kebutuhan seseorang. Dia berkata, “Temuilah Tsabit Al-Bunani dan pergilah kalian bersamanya.” Lalu, mereka mendatangi Tsabit yang ternyata sedang i’tikaf di masjid. Dan, Tsabit minta maaf karena tidak bisa pergi bersama mereka.

Mereka pun kembali lagi kepada Hasan dan memberitahukan perihal Tsabit. Hasan berkata, “Katakanlah kepadanya; Hai Tsabit, apa engkau tidak tahu bahwa langkah kakimu dalam rangka menolong saudaramu sesama muslim itu lebih baik bagimu daripada ibadah haji yang kedua kali?”

Kemudian, mereka kembali menemui Tsabit dan menyampaikan apa yang dikatakan Hasan Al-Bashri. Maka, Tsabit pun meninggalkan i’tikafnya dan pergi bersama mereka untuk membantu orang yang membutuhkan.

Bermanfaat

Banyak cara bisa dilakukan agar menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat. Bisa dengan menolong dalam bentuk tenaga, memberikan bantuan dalam bentuk materi, memberi pinjaman, memberikan taushiyah keagamaan, meringankan beban penderitaan, membayarkan utang, memberi makan, hingga menyisihkan waktu untuk menunggu tetangga yang sakit. Pimpinan yang baik juga bermanfaat bagi bawahannya, sebagaimana penguasa yang adil pun bermanfaat bagi rakyatnya. Bahkan, membuat orang lain menjadi gembira juga termasuk amalan bermanfaat yang dicintai oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membantu kesusahan seorang mukmin dari beberapa kesusahan dunia, maka Allah akan membantu kesusahannya dari beberapa kesusahan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang meringankan beban orang kesulitan, maka Allah akan meringankannya dalam urusan dunia dan akhirat.” (HR. Muslim dan Ahmad). SUMBER

Penjelasan selengkapnya dapat Anda dengarkan dari Tausyiah AA Gym : Aku Bermanfaat Bagimu

Lihat juga tausyiah AA Gym lainnya di sini.