Ishfah Seven

Semangat dan Mimpi


Kapan Nikah?

“Kapan nikah?”

“May.”

“Serius bulan Mei lo mau nikah?”

“Iya. Maybe yes, maybe no.”

“Yee.. semprul. Kirain beneran.”

Itu adalah contoh pertanyaan yang ‘default’ yang sering kita dengar. Dan jawaban Maybe Yes, Maybe No mungkin adalah jawaban ‘pelarian’ atau ngeles yang paling umum diucapkan oleh seseorang karena ia sendiri belum tahu kapan akan menikah.

Pertanyaan kapan nikah sering sekali ditanyakan kepada orang yang sudah ‘dewasa’. Misalnya Rudi bertanya kepada Kamil kapan ia menikah? Padahal dari aspek umur dan pekerjaan, Kamil sudah pantas untuk menikah tapi ia masih saja belum menikah. Bahkan pertanyaan ini bisa muncul dari siapa saja dan di waktu apa saja. Random. Bahkan seseorang bisa bertanya kepada dirinya sendiri. Bahkan Rudi yang masih lajang pun bertanya, “kapan saya nikah?” Continue reading


Al-Muhyi dan Al-Mumiit (Yang Maha Menghidupkan dan Yang Maha Mematikan)

Bismillahirrohmanirrohim! Saudara sekalian, semoga kita semua diberikan kehidupan yang berkah, yang hatinya hidup oleh nikmat iman, semangat berbuat kebaikan, menikmati lezatnya beribadah, dan hati yang hidup dengan kasih sayang karena hidup tidak hanya identik dengan hal yang bernyawa melainkan identik dengan nilai dari apa yang bisa kita berikan ketika hidup di dunia.

Asma (nama) Allah yang akan kita kaji dalam kesempatan ini adalah Al-Muhyi dan Al-Mumiit artinya Allah Yang Maha Menghidupkan dan Allah Yang Maha Mematikan. Tidak ada sesuatu pun yang dapat membuat makhluk menjadi hidup kecuali Allah dan tidak ada sesuatu pun yang dapat membuat kita mati kecuali Allah.

Al-Muhyi terambil dari kata HAYA (huruf ha dan ya), yang memiliki dua makna. Satu, lawan kata dari mati (yaitu hidup). Dua, bermakna malu. Sedangkan Al-Mumiit terambil dari kata MAUT (huruf mim, wau dan ta) yang bermakna hilangnya kekuatan dan potensi serta dari kata ini lahirlah antonim dari hidup yaitu mati. Continue reading