Mereka Bilang Saya Perawan Tua 19 – Bidadari Tak Bersayap

Tokoh : Via

Hai, Namaku Alfiya Rahma Walker. Sejak kecil Mama memanggilku Via. Dan panggilan itu masih melekat, setidaknya hingga kemarin. Semua orang yang kenal denganku selalu memanggilku Via. Lebih mudah, katanya.

Tapi, kamu tahu gak? Ternyata hari ini aku punya panggilan baru. Dan aku, bagaimana ya aku menggambarkannya? Kalau kamu suka makan pedas, misalnya sambal, kamu tahu itu pedas tapi justru itu yang kamu tunggu. Kamu takut ketinggian tapi malah menaiki roller-coaster yang meliuk-liuk ke kiri-kanan dan atas-bawah hingga posisi badanmu terbalik. Kamu merasakan adrenalin dan keseruan pada waktu bersamaan. Continue reading “Mereka Bilang Saya Perawan Tua 19 – Bidadari Tak Bersayap”

Advertisements

Mereka Bilang Saya Perawan Tua 18 – Kotak Hati

Tokoh : Via

Hari pertama di sini, aku kedatangan banyak tamu. Banyak sanak saudara dan tetangga yang berkunjung ke rumah Abah untuk menyapa, menyalami dan sekedar ngobrol ringan denganku. Dan hari ini juga aku diberi hadiah banyak makanan. Sepertinya ketika buka puasa nanti, ada banyak menu yang akan dihidangkan. Duh, jadi ngiler. Continue reading “Mereka Bilang Saya Perawan Tua 18 – Kotak Hati”

Lisanmu, Nilaimu

Ada peribahasa, lisan itu bisa lebih tajam daripada pedang. Kebenarannya sudah teruji, sebab kata-kata bisa memberikan luka yang lebih parah dari tebasan pedang. Satu pedang hanya bisa melukai satu atau beberapa orang, tapi lisan bisa hasilkan fitnah, yang korbannya bukan hanya sepuluh dua puluh, tapi sepenuh negeri. Karenanya Rasulullah ingatkan tentang menjaga lisan, sebab salah satu sebab manusia paling banyak rusaknya, karena tak bisa menghubungkan akal dan lisannya. Continue reading “Lisanmu, Nilaimu”